TASLABNEWS, ASAHAN-Meski bulan suci ramadhan, namun usaha maksiat pijat plus-plus masih menggeliat di Kabupaten Asahan di siang hari.
Terpantau seperti District x yang berada di Komplek Graha, Kisaran ini menawarkan Masange dan spa di siang bolong.

Tak hanya jasa pijat, di lokasi ini para wanita seksi berpakaian minim menawarkan jasa tubuh nya untuk dinikmati dengan mematok harga Rp530 hingga Rp.800 ribuan.
Salah seorang terapis pijat yang mengaku bernama Bella, menyakinkan bahwa tempat tersebut aman dari Razia meski buka di bulan Ramadhan, lantaran sudah berkoordinasi.
“Aman disini lantaran pemilik sudah berkoordinasi atau membayar upeti kesemua jadi tidak di razia,” ungkap nya.
Sementara itu Ketua MUI Kabupaten Asahan, Rabu 12 Maret 2026 berjanji akan bertindak tegas menyampaikan kepada Intansi terkait atas masih beroperasi nya pijat plus-plus apa lagi bulan suci ramadhan, yang sebelumnya sudah ada larangan beroperasi dengan mengadakan rapat unsur terkait demi menjaga kenyamanan dan keamanan dalam bulan Ramadhan.
“Sebelum Ramadhan sudah kita ada kan rapat di kantor Bupati, dengan seluruh Forkopimda sudah sepakat untuk menutup usaha maksiat, saya akan sampai kan kembali kepada intansi terkait atas beroprasi nya tempat tersebut.
“Saya pribadi perihatin dengan kondisi ini surat edaran sudah tersebar, bahkan dari Polres, Kodim sudah berkomitmen untuk menutup kegiatan maksiat di Bulan Ramadhan, dan ini pasti saya sampaikan kembali agar itu ditutup,” tegas Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Asahan Buya Salman Abdullah Tanjung. (Edi/syaf)




























