TASLABNEWS, ASAHAN-
Tokoh Pemuda Asahan Dony Syaputra menganggap Pemerintah Kabupaten Asahan dan unsur terkait tidak punya nyali menertibkan Massage
District X yang berada di Komplek Graha, Kisaran yang buka di Bulan Ramadhan.
Padahal pihak pengelola terang-terangan menawarkan jasa pijat Plus, dan tidak menghiraukan larangan dari Pemerintah untuk tidak beroperasi di bulan Ramadhan.Itu dikatakan Dony kepada wartawan, Jumat (13/3/226).

Ia menduga ada nya setoran dari iyak pengelola district x sehingga ada nya pembiaran.
“Jelas salah jika memang itu tempat maksiat masih beroperasi, ini kan bulan puasa yang maksiat di jauhi lah dulu, tutup lah,” jegas Dony.
Lanjut nya, tapi kalau ini terus dibiarkan berarti Pemerintah tidak bernyali atau tidak ada mental yang kuat menghadapi pengusaha dan bisa jadi ada nya setoran.
Sementara Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani berjanji akan menindak lanjuti dan akan melakukan penyelidikan terkait ada atau tidak nya tindak pidana yang dilakukan District X yang berada di Komplek Graha, Kisaran.
“Kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan apakah ada tindak pidana dalam perkara tersebut,” jelas nya singkat dalam pesan Whatsup awak media. (Edi/syaf)


























