TASLABNEWS, ASAHAN-Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Jambore Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Asahan Tahun 2026 di Bumi Perkemahan lapangan Rambate Rataraya di Kecamatan Kisaran Barat, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang diikuti 1.500 anggota Pramuka Penggalang dari berbagai Kwartir Ranting di Kabupaten Asahan ini berlangsung mulai 12 hingga 16 mei 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Jambore Pramuka Penggalang ini. Menurutnya, Jambore bertujuan membentuk karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan semangat kebersamaan antar pramuka. Melalui kegiatan perkemahan, generasi muda ditempa mental dan ditanamkan nilai kedisiplinan.
“Pramuka adalah garda terdepan dalam pembinaan karakter generasi muda di Kabupaten Asahan,” ungkapnya.
Pada berbagai kegiatan kepramukaan, anggota Pramuka dilatih untuk membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kompetensi non-akademik. Di antaranya kemandirian, sikap tolong-menolong, menghormati, dan kemampuan menyelesaikan masalah (problem solving). Selain itu, perlu mendapatkan edukasi perihal semangat gotong royong dan cinta lingkungan sejak dini yang selaras dengan Dasa Dharma Pramuka.
Bupati Asahan menerangkan gerakan Pramuka di Kabupaten Asahan diharapkan mampu mendukung program-program pembangunan daerah melalui kegiatan yang ada. “Kami berharap Pramuka Asahan dapat menyesuaikan programnya dengan program pemerintah daerah. Dengan begitu, anggota Pramuka tidak hanya berorganisasi tetapi juga berkontribusi langsung terhadap lingkungannya,” jelasnya.
Bupati selaku Kamacab Pramuka Asahan ini berpesan agar seluruh peserta menjaga kondisi fisik dan mentalnya. Aktivitas Pramuka yang banyak dilakukan di luar ruangan menjadikan anggotanya harus pandai menjaga kondisi tubuh dan mental.
Di samping itu, menjadikan Jambore sebagai wahana untuk memperbanyak pertemanan dan berbagi pengalaman. Melalui Jambore, generasi muda akan semakin generasi muda yang memiliki semangat kebangsaan, peduli sosial, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Pramuka.
Sementara itu, Ketua Panitia Perkemahan Jambore Cabang (Jamcab) H Utomo menyebutkan tema yang diangkat pada Jambore tahun ini adalah “Rajin aktif intelektual dan tranpil “Tema tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan sikap dan perilaku positif bagi anggota Pramuka, khususnya penggalang. Rangkaian kegiatan disusun untuk mengembangkan sikap mandiri, membekali Pramuka Penggalang dengan berbagai keterampilan (skill) agar mampu menciptakan generasi emas 2026.
Jambore Cabang yang diikuti 1500 peserta ini diisi dengan lomba-lomba keterampilan kepramukaan, giat prestasi, penanaman nilai-nilai kebangsaan, serta pelatihan kreatif yang diharapkan dapat memacu semangat dan kemandirian anggota Pramuka Penggalang Asahan. (Edi/syaf)

























