TASLABNEWS, ASAHAN-
Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Asahan merupakan wujud komitmen pemerintah Kabupaten Asahan dalam dalam menghadirkan pelayanan publik Yang lebih mudah,Cepat transparan dan terintegrasi bagi masyakat.salah satunya pelayanan pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Melalui MPP, berbagai pelayanan dari instansi Pemerntah pusat pemerintah daerah, BUMN, BUMD bahkan sektor perbankan dapat di akses dalam satu lokasi.

Bersama petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Asahan yang bertugas di MPP dilaksanakan kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masayarakat kabupaten Asahan.
Ika salah satu petugas menjelaskan setiap harinya melayani 90 orang yang akan membuat IKD,dan di perkirakan sampai saat ini sudah mencapai ribuan orang.Senin (5/10/2026)
“Setiap hari paling bisa 90 orang untuk yang dapat di layani untuk pembuatan IKD namun kalau seluruh layanan bisa mencapai 180 orang bg,”ucap ika, setiap harinya
Syahputra, kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu.mal pelayanan publik (MPP) Kabuoaten Asahan kepada wartawan mengatakan,Melalui aktivasi IKD, masyarakat diharapkan semakin siap dan dimudahkan dalam mengakses layanan administrasi kependudukan secara digital, sehingga dapat membantu masyarakat dalam proses perlindungan sosial yang lebih cepat dan akurat.
Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan dekat, baik bagi masyarakat maupun perangkat pelayanan publik lainnya.Transformasi digital dimulai dari kemudahan layanan di lapangan.
Syahputra juga menjelaskan untuk pembuatan IKD warga harus membawa persyaratan ,Ponsel pintar (smartphone) berbasis Android atau iOS.
-Nomor Induk Kependudukan (NIK) / KTP-el.
-Alamat email aktif dan nomor handphone (WhatsApp) yang terdaftar di ponsel Anda.
Biaya: Gratis (tidak dipungut biaya).
Selain datang langsung ke MPP Kabupaten Asahan, aktivasi IKD juga bisa dilakukan di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Asahan atau melalui program jemput bola (service point keliling) yang rutin diadakan oleh Dinas Dukcapil Asahan di kecamatan-kecamatan.
Dalam.kesempatan tersebut Syahputra juga menghimbau kepada masyarakat agar datang langsung ke MPP jangan menggunakan calo, dan seluruh layanan gratis diluar biaya yang sudah ditetapkan namun harus mengambil nomor antrian. (Edi/syaf)


























