SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Kejari Kisaran dan Polres Asahan Diminta Usut Proyek yang Rugikan Negara Rp1,484 M di Dinas PU

TASLABNEWS, ASAHAN-Pihak Kejaksaan Negeri dan Polres Asahan diminta untuk mengusut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sumatera Utara tentang pengerjaan jalan di Dinas PU Asahan yang merugikan negara Rp1,484 miliar.
Sekret DPD PEKAT-IB ASAHAN Ferianto Rany
Sekret DPD PEKAT-IB ASAHAN Ferianto Rany

Itu dikatakan Sekret DPD PEKAT-IB ASAHAN Ferianto Rany kepada TASLABNEWS, Selasa (23/10/2018).

Anto panggilan akrab Ferianto Rany mengatakan, sudah sewajarnya jika pihak Kejari Kisaran mengusut hasil temuan BPK nomor: 117/LHP/XIII.MDN/12/2013 tanggal 23 Desember 2013.

Dimana dalam temuan BPK disebutkan ada indikasi kerugian negara Rp1,484 miliar pada pekerjaan jalan yang ditangani dinas Pekerjaan Umum (PU) Asahan.

BPK menyebutkan ada kekurangan volume pekerjaan jalan yang mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp1.484.535.112.


BACA BERITA TERKAIT:

http://www.taslabnews.com/2018/10/waduh-pekerjaan-jalan-di-dinas-pu.html?m=0

Dalam temuan BPK disebutkan pada tahun 2013 Pemkab Asahan menganggarkan belanja modal pada Dinas PU sebesar Rp413.113.287.900.

Berdasarka pengukuran ketebalan fisik benda uji di lapangan dan pengujian item pekerjaan jalan dengan lapis pondasi bawah maupun pengukuran langsung volume di lapangan yang dilakukan BPK ada kekurangan pekerjaan jalan dan irigasi.

Dimana ada kerugian negara  sebesar Rp1.833.654.134 karena tidak sesuai pekerjaan. Selain itu ada pekerjaan tidak dilaksanakan sebesar Rp22.188.233 dan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi sebesar Rp30.611.467.125.

"Wajib di giring sampai keakar-akarnya dan penjarakan kadisnya karena kadis merupakan pengguna anggaran. kalau tidak bakal terjadi di dinas pu korupsi berjamaah," ucap Anto.

Sebelumnya ketua KNPI Asahan Agus Ramanda mengatakan, kalau memang demikian hasil temuan BPK, pada ke mana dan ngapain saja para Pejabat dan Petugas yg ada di lingkungan dinas PU...?? Ada PA, PPK, PPTK, Pengawas bahkan ada PPHP.

"Sama kita ketahui bahwa sebuah pekerjaan yang  dilakukan tidak akan direalisasikan semua bentuk pembayaran tanpa "lewat" dari pemeriksaan semua Pejabat yang dimaksud. Kalau bisa menjadi temuan BPK begini, kok bisa lewat ya dari pos2 pemeriksaan para pejabat tersebut.....???" ucap Agus.

Terpisah Kadis PU Asahan melalui Kabid Pemberitaan Infokom Asahan Arbin Tanjung didampingi pihak inspektorat mengatakan, langkah yang kita laksanakan sesuai dengan rekomendasi BPK, kalau ada rekomendasi pengembalian kerugian kita perintahkan pihak terkait melalui kepala OPD atau PPK nya untuk mengembalikan," ucapnya. (Syaf)
HEADLINE 1743627965407020485
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman