TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

7 Petani di Simalungun Disambar Petir, 4 Tewas Tiga Sekarat

TASLABNEWS, SIMALUNGUN- 
Sebanyak tujuh petani di Dusun Parluasan, Nagori Huta Raja, Kecamatan Purba, Simalungun tersambar petir, Selasa (21/5/2019). Akibat insiden ini empat orang tewas seketika tiga lagi sekarat.

Lokasi 7 warga yang tersambar petir.
Lokasi 7 warga yang tersambar petir.

Keempat warga yang tewas adalah Herbin Sirait (50) dan anaknya Hasudungan (20), Risman Purba (18) serta Rameiyanna Damanik (15).

BERITA LAINNYA:
Pakai Narkoba, Warga Asahan, Labura dan Labuhanbatu Diringkus dari Lokasi Hiburan Malam di Rantauprapat

15 Wanita dan 5 Pria Terjaring Razia di Kafe Kawasan Tanjung Pinggir Siantar

Mayat Syahrial Membusuk di Ruko Penangkaran Walet di Jalan Malik Kisaran

Sementara, korban yang mengalami luka bakar adalah Lenni Sandriati Damanik (47), Rosliana Damanik (59), Dermi Siagian (40).

Informasi diperoleh, peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai petir dan angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Simalungun.

Ketiga korban yang sekarat merupakan warga Dusun Parluasan, Nagori Huta Raja, Kecamatan Purba, Simalungun.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bethesda Saribudolok untuk visum dan perawatan.

Kapolsek Purba AKP P Simatupang ketika dikonfirmasi mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika para korban berteduh di pondok di perladangan milik Moses Pakpahan di Dusun Parluasan, Nagori Huta Raja, Selasa sore (21/5/2019), sekira pukul 14.00 Wib.

“Kita mendapat informasi dari Pangulu Nagori Hutaraja Ramahon Damanik, bahwa ditemukan korban tewas diduga akibat tersambar petir saat berteduh di dalam gubuk di perladangan milik salah satu warga,” katanya.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek bersama personel Polsek Purba langsung menuju lokasi untuk melakukan cek TKP. 

“Saat tiba di sana, kita temukan tiga warga yang selamat dan empat korban meninggal dunia,” katanya.

Polisi bersama warga kemudian mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit Bethesda dan Klinik Permata Saribudolok.

“Atas permintaan pihak keluarga, agar korban tidak dilakukan otopsi/visum,” lanjut Simatupang.

Ketika ditanya apakah ada korban yang sedang bermain handphone saat kejadian, Simatupang tidak mau berspekulasi.

Hingga berita ini diterbitkan, korban yang selamat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sedangkan korban meninggal dunia dalam proses pemulangan jenazah ke rumah duka. (mjc/int/Syaf)

Siantar-Simalungun 5450240182050895430

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds