TASLABNEWS, TANJUNGBALAI – Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap para korban bencana yang terjadi di Sumatera Utara baru – baru ini, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim tegaskan, peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai ke-405 tahun 2025 tetap dilaksanakan namun dengan penuh kesederhanaan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim B usai memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda di Mapolres Tanjungbalai, Senin lalu.

“Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai ke-405 pada tahun 2025 ini tetap dilaksanakan namun akan digelar dengan penuh kesederhanaan dan mengedepankan suasana keprihatinan dan empati sebagai bentuk kepedulian, solidaritas dan kebersamaan atas musibah bencana yang melanda Sumatera Utara khususnya saudara saudara kita di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga dan Kabupaten Langkat. Kita telah memutuskan, bahwa kegiatan dalam peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai ke 405 di sederhanakan dengan acara dzikir dan do’a bersama, serta penyaluran zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai”, tegas Wali Kota Mahyaruddin Salim.
Rakor bersama Forkopimda tersebut dilaksanakan guna membahas persiapan memperingatu Hari Jadi Kota Tanjungbalai ke-405 serta persiapan menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Turut juga hadir dalam Rakor tersebut Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina, Ketua DPRD Tengku Eswin, Kapolres, AKBP Welman Feri, Kajari Bobon Robiana, dan Komandan Lanal, Lekol Laut (P) Agung Dwi H.D dan Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Mahyaruddin Salim juga mengungkapkan, bahwa materi Rakor pada hari itu juga untuk memastikan bahwa fokus utama Pemerintah Daerah dan aparat keamanan adalah menjaga stabilitas harga, menjamin keamanan, dan mengantisipasi potensi kemacetan saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Ign/syaf)




























