TASLABNEWS, TANJUNGBALAI – Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Walikota Muhammad Fadly Abdina bersama jajaran Forkopimda, Senin (9/2) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Tanjungbalai.
Sidak ini sebagai antisipasi terhadap kemungkinan adanya kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini.

Dalam sidak tersebut, Wali Kota melakukan mendapati adanya kenaikan harga terhadap sejumlah kebutuhan pokok, antara lain adalah cabai merah biasa dari 38.000/kg naik menjadi 40.000/kg, daging ayam bersih dari 42.000/kg naik menjadi 45.000/kg dan tomat dari harga 8.000/kg naik drastis menjadi 15.000/kg. Demikian juga dengan minyak goreng curah dari 18.000/kg menjadi 19.000/kg, minyak Kita juga dari 17.000/kg naik menjadi 18.000/kg, gula putih juga mengalami kenaikan sebesar 1.000/kg, telur ayam berkisar di harga 28.800-/kg (greet B 1800 butir) dengan harga paling murah Rp. 1.300,-/butir, Daging Lembu berkisar di harga 130.000/kg, termasuk untuk semua jenis Beras juga turut mengalami kenaikan harga, namun sejumlah barang kebutuhan lainnya terpantau masih dalam harga yang stabil.
“Kita tadi telah ke pasar tradisional yakni pasar suprapto yang merupakan pasar tradisional terbesar di Kota Tanjungbalai, dari pemantauan kami seluruh harga-harga bahan pangan ada yang mengalami kenaikan, namun tadi sudah sampaikan kepada dinas terkait disini ada Dinas Perdagangan dan Perindustrian agar terus memantau kondisi ini, agar kenaikan harganya tetap dipantau dan dikendalikan, kalaupun naik masih di dalam batas kewajaran”, ujar Wali Kota, Mahyaruddin Salim.
Ia juga mengatakan, ketersediaan bahan pokok saat ini masih aman, meski ada bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan, akan tetapi secara keseluruhan situasi harga kebutuhan pokok masih terkendali. Sebagai langkah antisipasi, lanjut Wali Kota, Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan serta dinas terkait Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bagian Perekonomian akan terus menggelar berbagai program intervensi sebagai langkah strategis antisipasi kenaikan harga seperti pasar murah yang rencananya akan digelar dalam minggu ini bersama Bulog Divre Kisaran.
Selain itu, Pemko juga mengadakan Operasi Pasar di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Tanjungbalai melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD). Usai memimpin sidak di Pasar Suprapto, selanjutnya Wali Kota bersama rombongan bergerak menuju agen GAS Elpiji yang berada di jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso. Tiba dilokasi, Wali Kota menanyakan stok serta harga distribusi dari agen ke pangkalan.
Menurut Mahyaruddin Salim, Pemerintah Kota Tanjungbalai memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga bahan pokok maupun ketersediaan gas yang cukup dan tersedia. Katanya, langkah ini juga merupakan wujud komitmen Pemko Tanjungbalai dalam menjaga ketenangan dan daya beli masyarakat, terutama di momen penting seperti menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran nantinya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, mewakili Dandim 0208/AS, Pabung Kodim 0208/AS, Mayor Inf. Endar Siregar, mewakili Kapolres Tanjungbalai, Kasat Reskrim, AKP Bram Chandra, mewakili Kajari Tanjungbalai, Kasubsi II, bidang ekonomi, Haposan Sibarani, Asisten Ekbang, Tajul Abrar Nur Ritonga, Staf ahli, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Muslim, Plt Kepala dinas Perdagangan Dan Perindustrian, Wiwi Fitria, Kasatpol PP Pahala Zulfikar, Kabag Perekonomian, Rini Diana, Plt. Kepala dinas perhubungan, Elvandia dan OPD lainnya. (Ign/syaf)


























