BATUBARA TASLABNEWS. COM -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) diminta serius melakukan pendataan ulang data penerima bantuan sosial (bansos) yang saat ini tengah dijalankan.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh anggota DPRD Batubara Fraksi PDI Perjuangan Rusli kepada wartawan di ruang Komisi 1 DPRD Batubara, Kamis (11/9/2026).

Rusli mengatakan,sangat banyak warga yang Kurang mampu mengadu kepadanya yang mengaku tidak menerima bansos dalam bentuk apapun.
”Padahal warga tersebut benar-benar sudah Pekerjaannya serabutan sebagai buruh, kernet tukang, bahkan kadang menggalas,” ujar Rusli.
Ia mengaku ada juga warga yang mengadukan perihal kenaikan Desilnya padahal warga tersebut tinggal di rumah kontrakan.
Anggota Komisi 1 DPRD Batu Bara ini juga menyoroti ketimpangan terkait penentuan penerima bansos. “Masa ada warga yang memiliki kebun dan rumah permanen namun terdaftar sebagai penerima bansos,” sergahnya.
bahkan Ironisnya, ia menduga penerima bansos memiliki kedekatan dengan pemerintah dan aparat desa. Ini dibuktikan dengan banyaknya keluarga maupun kerabat kepala desa yang memperoleh bansos.
Terlebih lagi, keluhan terkait kenaikan desil menurutnya santer terdengar usai sensus ekonomi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).
Ia juga mempertanyakan kevalidan pendataan petugas sensus yang katanya mendatangi rumah warga yang diduga asal-asalan saja.
”Namun terkait pendataan ulang yang saat ini tengah berlangsung diharapkan Rusli dapat menghasilkan data penerima yang benar benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya. (Kas/syaf)




























