TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Kadis PUPR Simalungun Dilaporkan ke Kejatisu

TASLABNEWS, SIMALUNGUN-
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Simalungun Benny Saragih dilaporkan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Rabu sekitar pukul 14.00 Wib. 
Henri Pengurus PC HIMMAH Simalungun menunjukkan bukti laporan.
Henri Pengurus PC HIMMAH Simalungun menunjukkan bukti laporan.

Ada pun yang melaporkan Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC. HIMMAH) Siantar-Simalungun.

Benny diduga melakukan tindak pidana korupsi. Laporan tersebut diantar langsung oleh Ketua HIMMAH Siantar-Simalungun Henri Sitorus pada Pos Pelayanan Hukum dan Penerimaan Pengaduan Masyarakat Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan Nomor : 04/ SIANTAR-SIMALUNGUN/ B/ PN/ II/ 2019 tertanggal 27 Februari 2019. 

BACA BERITA LAINNYA:
Kakek 82 Tahun Asal Tanjungbalai Tewas Ditabrak, Pelaku Kabur

Pak Kapoldasu, Ini Bukti Dugaan Mark Up Pembelian BBM dan ATK di Setdakab Simalungun

Dalam konferensi pers dengan awak media, Henri menjelaskan pada Tahun 2018 Dinas PUPR Simalungun telah menganggarkan senilai Rp8.743.880.169.60 dari dana APBD  untuk kegiatan Peningkatan Jalan Penghubung Dusun Rumah Bayu Kelurahan Merek Raya menuju Kelurahan Sondi  Raya, Kecamatan Merek. 

"Namun sesuai dengan hasil investigasi yang kami lakukan  di lapangan. Bahwa kegiatan tersebut diduga adanya pelanggaran peraturan dan perundang-undangan serta adanya dugaan korupsi sehingga keuangan Negara/Daerah dirugikan sekitar Rp1.5 miliar.

"Dugaan korupsi tersebut diduga dilakukan dengan cara mengurangi volume pekerjaan sehingga pekerjaan tersebut dinilai asal jadi, seperti pada tahap pekerjaan penghamparan dan pemadatan lapisan pondasi. Bahwa sesuai dengan pengamatan kami Diduga lapisan tersebut belum padat dan tidak rata," jelas Henri. 

Selain itu, Pengadaan Lelang pada kegiatan Pembukaan dan Peningkatan Jalan tersebut merupakan kontrak tahun tunggal (khusus untuk akhir tahun). 

Dimana masa pelaksanaan pekerjaan tersebut tidak mungkin di adendum melebihi tahun anggaran yaitu 31 Desember karena akan mengalami kesulitan dalam pembayaran pekerjaan. 

"Namun sesuai dengan pengamatan kami di lapangan hingga saat ini pekerjaan tersebut belum selesai dikerjakan," tambah Henri.

'Minggu depan kami akan melakukan aksi unjuk rasa di Kejatsiu sebagai wujud konsistensi HIMMAH dalam pengawalan kasus ini," ucapnya. (syaf)

Siantar-Simalungun 1385982984620992307

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Google analytics

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman