TASLABNEWS, ASAHAN-Ahmad Dairobi dari MAS Darulsallam Air Joman Juara 1 Lomba Sinandong Asahan, dan juara Lembaga Seni Tiara Intan Festival Rentak Tari Gubang Asahan yang digelar Lembaga Kesenian, Budaya dan Sastra Kampung Literasi Asahan.
Dimana Lembaga Kesenian, Budaya dan Sastra Kampung Literasi Asahan diberikan kepercayaan dalam mengiluti Program Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun 2025 tahap II melalui Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah II Medan.

Ridhaini Simatupang, SSI selaku ketua Lembaga Kesenian Budaya dan Sastra Kampung Literasi Asahan mengatakan, pada kegiatan program pemerintah ini, Lembaga Kesenian, Budaya dan Sastra Kampung Literasi Asahan menyelenggarakan kegiatan Diskusi dan Festival dengan waktu pelaksanaan selama 3 hari yaitu Jum’at (5 Desember 2025) melaksanakan diskusi tentang “Strategi Meningkatkan Literasi Tari Gubang dan Sinandung Asahan sebagai upaya meningkatnya kegiatan Budaya Melayu Asahan.
Peserta diskusi terdiri dari lembaga, organisasi atau kelompok masyarakat yang membidangi kebudayaan Melayu Asahan.
Narasumber dari diskusi ini Cakra Bakti SH MSi sebagai Ketua PD MABMI Asahan serta tokoh muda Melayu Asahan dan Datok Rudy Syahputra ST yang merupakan pesinandong dan pegiat Budaya Melayu.
Ada beberapa isu yang dapat disimpulkan dalam diskusi ini yaitu: Pentingnya literasi budaya diterapkan pada masyarakat dan khususnya pada anak-anak, seperti pemberian materi pembelajaran tentang literasi budaya.
Untuk lebih efektifnya literasi budaya diberikan kepada anak-anak maka diperlukan literasi budaya dimasukan dalam kurikulum sekolah.
Seperti tema Diskusi yaitu strategi meningkatkan literasi tari gubang dan Sinandung Asahan sebagai upaya meningkatnya kegiatan Budaya Melayu Asahan, maka diperlukan literasi budaya tentang Sinandong dan Tari Gubang Asahan di sekolah yang ada di Kabupaten Asahan sehingga anak-anak dapat mengenal dan melakukan sinandong dan tari gubang sehingga pelestarian budaya dapat terjaga.
Bahan bacaan tentang literasi budaya sinandong dan tari gubang masih susah didapat pada perpustakaan karena belum adanya cetakan bahan bacaan tentang literasi budaya sinandong dan tari gubang.
Peran pemerintah daerah kabupaten sangat penting dalam menentukan kebijakan tentang memperkenalkan dan pelestarian sinandong dan tari gubang Asahan
Hari kedua, Sabtu (6 Desember 2025) melaksanakan Festival Alunan Sinandong Asahan dengan peserta tingkat palajar (SMP/MTs/SMA/SMK/MA) kategori putra.
Jumlah peserta sebanyak 27 yang mewakili sekolah yang ada di beberapa kecamatan di Kabupaten Asahan.
Daftar Pemenang
Festival Alunan Sinandong Asahan:
Adapun juara 1 pada kegiatan itu Ahmad Dairobi MAS Darulsallam Air Joman, Datuk Muda Kahirul Faiz dari SMP Negeri 2 Air Joman,
Nanang dari SMP Negeri 2 Air Joman.
Juara harapan 1 Dzikry Alviosan Sitorus dari SMA Negeri Air Joman,
harapan II Muhammad Jafry Alfaridzi dari MTs Negeri 1 Asahan,
harapan III Mujio Firgy Bastian dari MTs Negeri 1 Asahan.
Sedangkan di hari ketiga, Minggu (7 Desember 2025) melaksanakan Festival Rentak Tari Gubang Asahan.
Peserta merupakan kelompok tari SMA/SMK/MA dan sanggar tari yang ada di masyarakat Kabupaten Asahan. Jumlah peserta yang ikut sebanyak 6 kelompok tari yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan.
Daftar Pemenang
Festival Rentak Tari Gubang Asahan
Ada pun juara 1 yakni
Lembaga Seni Tiara Intan, juara 2 Sanggar Tari TBM Ridha, juara 3
Tia Production,
Harapan I Lembaga Kesenian, Budaya dan Sastra Kampung Literasi Asahan, harapan 2 Sanggar Tari SMKN 1 Kisaran, harapan 3 Sanggar Tari Ayu
Sei Apung Kecamatan Tanjungbalai.
Tujuan dari Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi Budaya Melayu Asahan sehingga masyarakat Asahan dapat mengetahui, memahami, melaksanakan dan mewariskan budaya Melayu Asahan terutama pada budaya Tari Gubang dan Sinandong Asahan. (Ril)





























