TASLABNEWS, ASAHAN-
Tak terima sepedamotornya diambil paksa oleh Putra yang merupakan agen sayur di Pasar Panglima Polem Kota Kisaran, Kabupaten Asahan Sumatera Utara, Sugianto atau akrab di panggil Ganden (51) melapor ke Polsek Kota Kisaran dengan Nomor laporan STPL/98/V/2026/Res Ash/Sek Kota Senin (25/5/2026).
Informasi diperoleh, Sugianto merupakan warga Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan

Sugianto atau Ganden kepada wartawan mengatakan, sepeda motor Beat BK 6905 VAR miliknya , di ambil paksa oleh Putra pada sabtu (23/5/2026) sekitar jam 22.30 wib.di tempat lapak dagangannya yang terletak di Desa Meranti Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan.
Ganden menjelaskan ,putra (pelaku)merupakan agen sayur di pajak panglima Polem kisaran, ” Saya mengambil sayuran seperti tomat, bawang, cabe untuk di jual kembali, dengan cara ambil dulu dua hari baru di bayar,”ucap Ganden
Namun saat pengambilan terakhir barang datang, kebetulan saudara meninggal, saya dan istri bertahjiah,sempat juga putra menelepon namun tak saya jawab karena posisi HP di kamar, namun sempat saya hubungi lagi menjelaskan tapi putra marah menuduh saya sengaja tak mau bayar.
“Esok ya putra datang ke warung saya karena warung masih tutup 1 buah timbangan duduk di ambil oleh putra,” Jelas Ganden
Ganden juga menjelaskan dirinya tidak jualan karena family meninggal dunia, bahkan utang sebesar 1 juta 800 sudah di cicil sebanyak 350 rb, ” Ucap Ganden
Ganden heran walau sudah di cicil masih saja Putra mengambil paksa sepeda motor dan timbangan miliknya. (Edi/syaf)

























