TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Sadis Persiapan Pesta Pernikahan Berujung Maut, Anak Penggal Kepala Ibunya, Bacok Tante dan Adiknya

TASLABNEWS, Entah apa yang ada dipikiran Syain Kadir aliias Iin (30). Ia tega memenggal kepala ibu kandungnya, lalu membunuh tantenya dan membacok adik kandungnya. Suasana persiapan pesta pernikahan pun ricuh. Iin akhirnya tewas setelah ditembak polisi karena melawan saat hendak ditangkap. Peluru menembus paha dan perut hingga ke punggung.

Adik tersangka yang menjadi korban pembacokan saat dirawat di rumah sakit.
Adik tersangka yang menjadi korban pembacokan saat dirawat di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, Senin (19/11/2018), amuk berujung maut tersebut terjadi di Dusun Murung Baki, Kelurahan Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Akibat peristiwa itu Bawi (60)-ibu kandung pelaku tewas. Demikian juga dengan tantenya, Hatna (70). Pertistiwa itu langsung membuat gempar warga.


Iin juga sempat disebut-sebut memendam rasa kepada pengantin perempuan. Lagi-lagi, kabar itu belum terbukti. Ada juga yang mengatakan Iin kerasukan. Ada yang mengatakan karena mabuk.

Kapolsek Dusun Tengah Iptu M Syafuan Nor menuturkan, pihaknya belum bisa menyampaikan terkait motif dan penyebab Iin mengamuk. 

“Untuk sementara dari kami, pelaku mendalami ilmu yang menyimpang,” ucapnya.

Iptu Syafuan mengungkapkan, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Iin datang ke rumah kerabat yang juga tetangganya, Gafar, sambil marah-marah. Membawa sebilah parang.

Iin kemudian merusak pelaminan. Warga yang membantu membuat pelaminan, lari tunggang langgang.

 “Iin membacok tempat pelaminan. Kemudian kembali ke rumah,” terangnya.

Sesaat setelah Iin masuk rumahnya, Bawi ibu kandung serta Mariana adik Iin lari ke luar. Mariana lari ke belakang rumah. Bawi lari ke rumah Gafar dan dikejar Iin. Tanpa basa basi, Iin mengayunkan parang ke leher ibunya. Kepala Bawi pun lepas dari badannya.

Iin kemudian mengamuk di sekitar pelaminan. Sesaat kemudian, kembali ke rumah dan menghabisi nyawa tantenya, Hatnah. 

“Saat itu Hatnah sedang berbaring dalam kelambu di kamar, dan mendapat luka tebas pada bagian kepala,” tambahnya.

Setelah menerima laporan dari warga, petugas Polsek Dusun Tengah langsung menuju lokasi. 

Mengetahui petugas datang, Iin mengejar. Mencoba menghentikan mobil patroli. Menggedor pintu mobil. Petugas langsung menghindar. “Suasana semakin tegang,” imbuhnya.

Dari jarak jauh petugas mencoba menghentikan Iin. Polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali. Namun tersangka tak mau menyerahkan diri. 

Tembakan peringatan tidak digubris. Tersangka masih mengejar petugas sambil membawa parang.

“Tersangka dilumpuhkan dengan ditembaki kakinya (paha). Namun, ia masih berusaha mendekati petugas. Karena terancam, tembakan kedua diarahkan ke tubuh tersangka. Mengenai bagian depan perut tembus ke bagian belakang,” beber Iptu Syafuan.

Meski kondisinya tertembak, tersangka mencoba melarikan diri ke belakang rumah tetangganya. Petugas mengejar dan berhasil mengamankan.

 “Kemudian dibawa ke Puskesmas Ampah. Namun meskipun mendapat pengobatan dan perawatan, tersangka akhirnya meninggal dunia,” katanya.

Menurut kapolsek, kasus pembunuhan dengan pelaku yang juga telah meninggal dunia itu belum jelas. Adik tersangka masih dalam perawatan, karena mengalami luka bacok pada bagian dada.

“Kapolres AKBP Zulham Effendy juga sudah menyambangi langsung dan memberikan santunan kepada keluarga untuk biaya pemakaman para korban,” tutupnya. (Syaf/okc/int)


Nasional 2749587775622886732

Posting Komentar

Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman