SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

JR Saragih Terancam 6 Tahun Penjara

TASLABNEWS, MEDAN- Jika terbukti bersalah melakukan pemalsuan tanda tangan dalam legalisir ijazah, JR Saragih terancam hukuman 6 tahun penjara.

Jr Saragih-Ance doa bersama dengan pendukung.
Jr Saragih-Ance doa bersama dengan pendukung.



Hal ini disampaikan Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dir Ditreskrimum) Polda Sumut, Kombes Andi Rian dalam keterangannya di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) pada Kantor Bawaslu Sumatera Utara, Kamis (15/3) malam.

"JR Saragih dikenakan pasal 184 UU 10 Tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah. Ancamannya 6 tahun," katanya.

Andi Rian menyebutkan status tersangka mereka tetapkan kepada Bupati Simalungun tersebut didasarkan pada gelar perkara yang mereka lakukan.

Dalam gelar perkara tersebut tim menemukan indikasi adanya pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto yang digunakan pada legalisir fotocopy Ijazah SMA milik JR Saragih yang digunakan pada saat mendaftar ke KPU Sumut.

"Jadi kalau disitu katanya ada ijazah terus dilegalisir, nah yang melegalisir itu palsu," ujarnya.

Kombes Andi Rian mengatakan untuk sementara mereka masih menetapkan JR Saragih sebagai satu-satunya tersangka dalam kasus dugaan penggunaan dokumen palsu. Namun hal ini menurutnya dapat berkembang tergantung dari pemeriksaan lanjutan.

"Saat ini belum ada mengarah kepada orang lain," urainya.

Andi Rian menjelaskan, penetapan tersangka masih didasarkan pada sosok yang menggunakan dokumen yang diduga dipalsukan tersebut.

"Kita saat ini tidak berbicara mengenai siapa yang meleges, namun kita berbicara siapa yang menggunakan," ujarnya.

Untuk memperkuat bukti, tim menurut Andi Rian juga sudah memintai keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto terkait tanda tangannya pada fotocopy legalisir ijazah SMA milik JR Saragih.

"Saya tidak akan menyampaikan apa yang dijelaskan beliau dalam BAP. Tapi kan pernah juga terbit surat dari kadis bahwa mereka tidak pernah melakukan legalisir ijazah nomor sekian sekian itu. Itulah dasar kita melakukan penyidikan," sebutnya.

Andi Rian juga mengatakan pihaknya akan menerbitkan surat pemanggilan kepada Ketua DPD partai Demokrat itu untuk diperiksa sebagai tersangka. "Ya, surat pemanggilannya untuk hari Senin depan," pungkasnya. (syaf/int)
Siantar-Simalungun 1589851024244306566
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman