• Redaksi
  • Media Siber
  • Tentang
  • Kontak
  • Privasi
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Index
Minggu, 18 Januari 2026
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
27 °c
Kisaran
  • Home
  • Tanjungbalai
    Karo SDM Polda Sumut Tinjau Polsek Teluk Nibung Polres Tanjungbalai

    Karo SDM Polda Sumut Tinjau Polsek Teluk Nibung Polres Tanjungbalai

    Biro SDM Polda Sumut Supervisi di Polres Tanjungbalai

    Biro SDM Polda Sumut Supervisi di Polres Tanjungbalai

    Wakil Walikota Tanjungbalai Buka Pelatihan Fardhu Kifayah Bagi Siswa Siswi SMP Negeri

    Sat Lantas Polres Tanjungbalai, Atur Arus Lalu Lintas Pagi Hari 

    Sat Lantas Polres Tanjungbalai, Atur Arus Lalu Lintas Pagi Hari 

    Personel Sat Lantas Polres Tanjungbalai Gelar Patroli Blue Light

    Personel Sat Lantas Polres Tanjungbalai Gelar Patroli Blue Light

    Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Rakorpem Awal Tahun

  • Asahan
    Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran

    Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran

    Akhirnya Tembok Gang Setia Asahan Dirobohkan

    3 rumah milik warga di Kabupaten Asahan hangus terbakar.

    3 Rumah di Sentang Asahan Habis Terbakar

    Sumantri,

    Kejatisu Diminta Turunkan Tim Tabur untuk Amankan Terpidana Asmuni DSA Marpaung

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
  • Home
  • Tanjungbalai
    Karo SDM Polda Sumut Tinjau Polsek Teluk Nibung Polres Tanjungbalai

    Karo SDM Polda Sumut Tinjau Polsek Teluk Nibung Polres Tanjungbalai

    Biro SDM Polda Sumut Supervisi di Polres Tanjungbalai

    Biro SDM Polda Sumut Supervisi di Polres Tanjungbalai

    Wakil Walikota Tanjungbalai Buka Pelatihan Fardhu Kifayah Bagi Siswa Siswi SMP Negeri

    Sat Lantas Polres Tanjungbalai, Atur Arus Lalu Lintas Pagi Hari 

    Sat Lantas Polres Tanjungbalai, Atur Arus Lalu Lintas Pagi Hari 

    Personel Sat Lantas Polres Tanjungbalai Gelar Patroli Blue Light

    Personel Sat Lantas Polres Tanjungbalai Gelar Patroli Blue Light

    Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Rakorpem Awal Tahun

  • Asahan
    Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran

    Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran

    Akhirnya Tembok Gang Setia Asahan Dirobohkan

    3 rumah milik warga di Kabupaten Asahan hangus terbakar.

    3 Rumah di Sentang Asahan Habis Terbakar

    Sumantri,

    Kejatisu Diminta Turunkan Tim Tabur untuk Amankan Terpidana Asmuni DSA Marpaung

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Beranda Headline

Terlambat Lakukan Operasi Persalinan, Ibu dan Bayi Meninggal Dunia

18 Mei 2021
di Asahan, Headline
0 0
Ripa Nanda Damanik (baju putih) saat melangsungkan pernikahan.
foto: ist

Ripa Nanda Damanik (baju putih) saat melangsungkan pernikahan. foto: ist

36
Dilihat
Share ke FacebookShare ke WhatsApp

TASLABNEWS, ASAHAN – Pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda Mulia Kisaran dituding terlambat melakukan operasi persalinan pasien Ripa Nanda Damanik (24), sehingga menyebabkan Ripa Nanda Damanik dan bayinya meninggal dunia.

Informasi yang berhasil dihimpun, awalnya pasien Ripa Nanda Damanik, warga Pasar XI, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Asahan, dibawa ke bidan untuk bersalin.

BacaJuga

Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran

Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran

17 Januari 2026

Akhirnya Tembok Gang Setia Asahan Dirobohkan

16 Januari 2026
3 rumah milik warga di Kabupaten Asahan hangus terbakar.

3 Rumah di Sentang Asahan Habis Terbakar

15 Januari 2026
Tiga tersangka narkoba saat di kantor polisi.

Sat Narkoba Polres Tanjungbalai Gagalkan Peredaran 1.000 Gram Sabu – Sabu

12 Januari 2026

Namun karena pasien dilihat lemas dan tidak sanggup lagi, setelah pihak keluarga melakukan kompromi dengan bidan, disarankan persalinan dilakukan dengan cara operasi.

Bidan pun merujuk pasien ke RSU Budi Mulia Kisaran, Jalan Abdi Setia Bakti, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, untuk dilakukan operasi persalinan. Bidan-bidan di rumah sakit menyarankan untuk persalinan normal karena kondisi bayi bagus.

“Sudah kami minta kepada pihak rumah sakit untuk segera di operasi. Namun meraka tetap mengatakan persalinan normal dengan alasan bayi normal,” kata ibu mertua pasien Ripa Nanda Damanik, Rindu br Aritonang (55), Selasa (18/5/2021).

Disebutkannya, permintaan tersebut disampaikan ke pihak rumah sakit setelah melihat kondisi menantunya yang lemas dan tidak sanggup untuk melakukan persalinan secara normal.

foto: ist
Mertua pasien, Rindu br Aritonang dan suami pasien, Jamudthar Sinaga (kiri).

Namun karena pihak rumah sakit tetap menyarankan agar menantunya menjalani persalinan secara normal, pihak keluarga pasien pun menanyakan apakah pasien bisa langsung dioperasi tanpa menggunakan program BPJS.

“Kami tanya, ‘kalau tanpa BPJS, kami pasien umum, apa bisa menantuku langsung dioperasi. Pihak rumah sakit jawab bisa. Tapi itupun tidak juga langsung dilakukan operasi. Ingat saya, Perawatnya boru Manulang, namanya aku gak tau,” katanya.

Diterangkannya, dari hari Sabtu (15/5/2021) malam sekitar pukul 19.30 WIB menantunya sudah berada di rumah sakit tersebut, dilakukan operasi pada hari, Minggu (16/5/2021) sore sekira pukul 17.00 WIB.

“Disitu dia (pasien Ripa) sudah kritis, disitu dia di sinto (Syntocinon), barulah dia dioperasi. Apa gak membunuh itu namanya,” tukas Rindu boru Aritonang.

Menurutnya, meninggalnya menantu dan cucunya tersebut diakibatkan kelalaian dari pihak RSU Bunda Mulia Kisaran.

Terpisah, penanggung jawab RSU Bunda Mulia Kisaran, Dr Binsar P Sitanggang membantah hal tersebut.

Dr Binsar P Sitanggang menjelaskan kematian anak dari pasien Ripa Nanda Damanik dikarenakan Solusio Plasenta atau putusnya Plasenta sang bayi saat berada dalam kandungan.

dr Binsar P Sitanggang

“Memang benar ada keluarga pasien saat itu. Kalau saya tidak salah mereka itu masuknya malam,” ujar Binsar, Selasa(18/5/2021).

Lanjutnya, saat masuk ke Rumah Sakit, dilakukan pemeriksaan dan ditemukan bahwa kondisi bayi tersebut normal dan bagus.

“Bagus, dan normal. Berat bayi 2.850 gram, kepala bayi mengarah ke bawah. Sehingga tidak perlu dilakukan operasi. Kami sudah menjalankan seluruhnya SOP sesuai dengan standar yang diatur WHO,” ujar Binsar.

Lanjutnya, bayi tersebut sudah memiliki kemajuan di kemudian harinya. “Ada kemajuan, bayinya maju beberapa senti dari bibir rahim. Karena ibu hamil, wajar ada kontraksi, dimana perut terasa kejang,” ucapnya.

Hal tersebut sangat wajar dirasakan oleh ibu hamil, namun pihak keluarga memaksa masuk kedalam ruang pasien untuk mengajak pasien melakukan jalan jongkok.

“Tidak masuk diakal seorang yang sedang hamil tua di buat jalan sambil jongkok sejauh 5 meter selama 2 jam,” katanya.

Menurutnya, akibat hal itu, perut pasien mengalami kejang dan mengakibatkan Solusio Plasenta terlepas di dalam perut, dan saat dilakukan pembedahan (operasi), perut pasien ditemukan memar akibat trauma (benturan)

“Trauma, jadi terputus. Ada beberapa hal yang menyebabkan Plasenta terputus, salah satunya trauma,” ujarnya.

Sedangkan mengenai sang ibu yang meninggal keesokan harinya, diakibatkan sakit kepala.

“Setelah dilakukan operasi, kondisi normal, dan dilakukan transfusi darah. Kemudian saat pagi harinya, pasien tersebut mengeluh kepalanya sakit. Tidak berapa lama kemudian pasien meninggal dunia,” paparnya.

Ditanyakan terkait dengan perawat yang menggunakan handphone, ia menyangkal adanya hal tersebut, pasalnya tidak ada pasien tersebut mendapatkan pertolongan pertama.

“Tidak ada makna pertolongan pertama dari pasien ini. Pasien datang tidak dalam keadaan emergency, dia datang itu tidak dalam mengancam nyawa,” katanya.

Ia memberikan beberapa contoh pertolongan pertama yang dimaksud. “Contohnya pendarahan, ini pasien datang dengan kondisi norman atau Fisiologis. Pasti kita dapat membedakan,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam rumah sakit, tidak ada jaminan keselamatan yang bisa dipegang. “Kalau saya operasi saat itu, kemudian meninggal, saya juga yang di salahkan. Jadi kami bekerja sesuai dengan SOP yang di terapkan WHO,” pungkasnya. (mom)

Tags: pasien melahirkanRsu bunda mulia kisaranterlambat operasi
Berita Selanjutnya
Tim Kompolnas Monitoring Pos Pam Operasi Ketupat Toba 2021 Polres Asahan

Tim Kompolnas Monitoring Pos Pam Operasi Ketupat Toba 2021 Polres Asahan

Gubsu Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Tempat Hiburan

Gubsu Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Tempat Hiburan

https://www.taslabnews.com/wp-content/uploads/2025/10/ads-asahan.mp4

Berita Terbaru

Karo SDM Polda Sumut Tinjau Polsek Teluk Nibung Polres Tanjungbalai

Karo SDM Polda Sumut Tinjau Polsek Teluk Nibung Polres Tanjungbalai

18 Januari 2026
Biro SDM Polda Sumut Supervisi di Polres Tanjungbalai

Biro SDM Polda Sumut Supervisi di Polres Tanjungbalai

17 Januari 2026
Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional. 

Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

17 Januari 2026
Personel Polsek Padang Hulu Gelar Patroli Dialogis

Personel Polsek Padang Hulu Gelar Patroli Dialogis

17 Januari 2026
Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran

Kalapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Kajari Batubara dan Ketua PN Kisaran

17 Januari 2026
terindikasi dan telah memproduksi dan mendistribusikan beton ready mix untuk proyek di sejumlah daerah dan termasuk di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei

Izin Diduga Belum Lengkap, Pabrik Batching Plant di Batubara Sudah Beroperasi

17 Januari 2026
Kalapas Labuhan Ruku Lakukan Kunjungan Silahturahmi ke Bupati Batubara

Kalapas Labuhan Ruku Lakukan Kunjungan Silahturahmi ke Bupati Batubara

16 Januari 2026

Akhirnya Tembok Gang Setia Asahan Dirobohkan

16 Januari 2026
3 rumah milik warga di Kabupaten Asahan hangus terbakar.

3 Rumah di Sentang Asahan Habis Terbakar

15 Januari 2026
Bupati dan Wakil Bupati Batubara Hadiri Perayaan Natal ASN Forum Komunitas Kristen

Bupati dan Wakil Bupati Batubara Hadiri Perayaan Natal ASN Forum Komunitas Kristen

15 Januari 2026

TaslabNews.com adalah sebuah Portal Berita Online yang bisa akses kapanpun dan dimanapun meliputi daerah Asahan, Batubara, Labuhan Batu dan Kota Tanjungbalai

Daerah

  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Labura
  • Sumut
  • Simalungun
  • Sibolga
  • Tapanuli

Anggota Dari




  • Redaksi
  • Media Siber
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Tentang

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web