• Redaksi
  • Media Siber
  • Tentang
  • Kontak
  • Privasi
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Index
Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
  • Home
  • Tanjungbalai
    Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

    Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

    Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

    Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

    Tersangka dan barang bukti sabu

    Bawa 4,04 kg Sabu dari Malaysia, Mahasiswa Asal Medan Diringkus di Tanjungbalai

    Sarang Narkoba di Tanjungbalai Digerebek Polisi, Dua Pria dan Sabu Diamankan

    Sarang Narkoba di Tanjungbalai Digerebek Polisi, Dua Pria dan Sabu Diamankan

    Walikota Tanjungbalai Minta Pemilik Pemilik RS Abdul Jalil Meliala Selesaikan Izin Operasional

    Walikota Tanjungbalai Minta Pemilik Pemilik RS Abdul Jalil Meliala Selesaikan Izin Operasional

    Ombudsman RI Kunjungi Polres Tanjungbalai

    Ombudsman RI Kunjungi Polres Tanjungbalai

  • Asahan
    Tersangka saat di kantor polisi.

    Gerebek Sarang Norkoba, Seorang Pria dan Barang Bukti Sabu Diamankan

    Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

    Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

    PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

    PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

    Kepala Desa Sei Paham Japilian yang didampingi Ketua BPD Harmaini Sitorus, saat memberikan klarifikasi

    Terkait Dugaan Pencaplokan Wilayah, Pemdes Sei Paham dan BPD Tegaskan Siap Melawan

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
  • Home
  • Tanjungbalai
    Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

    Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

    Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

    Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

    Tersangka dan barang bukti sabu

    Bawa 4,04 kg Sabu dari Malaysia, Mahasiswa Asal Medan Diringkus di Tanjungbalai

    Sarang Narkoba di Tanjungbalai Digerebek Polisi, Dua Pria dan Sabu Diamankan

    Sarang Narkoba di Tanjungbalai Digerebek Polisi, Dua Pria dan Sabu Diamankan

    Walikota Tanjungbalai Minta Pemilik Pemilik RS Abdul Jalil Meliala Selesaikan Izin Operasional

    Walikota Tanjungbalai Minta Pemilik Pemilik RS Abdul Jalil Meliala Selesaikan Izin Operasional

    Ombudsman RI Kunjungi Polres Tanjungbalai

    Ombudsman RI Kunjungi Polres Tanjungbalai

  • Asahan
    Tersangka saat di kantor polisi.

    Gerebek Sarang Norkoba, Seorang Pria dan Barang Bukti Sabu Diamankan

    Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

    Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

    PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

    PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

    Kepala Desa Sei Paham Japilian yang didampingi Ketua BPD Harmaini Sitorus, saat memberikan klarifikasi

    Terkait Dugaan Pencaplokan Wilayah, Pemdes Sei Paham dan BPD Tegaskan Siap Melawan

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Beranda Headline

Terlambat Lakukan Operasi Persalinan, Ibu dan Bayi Meninggal Dunia

18 Mei 2021
di Asahan, Headline
0 0
Ripa Nanda Damanik (baju putih) saat melangsungkan pernikahan.
foto: ist

Ripa Nanda Damanik (baju putih) saat melangsungkan pernikahan. foto: ist

36
Dilihat
Share ke FacebookShare ke WhatsApp

TASLABNEWS, ASAHAN – Pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda Mulia Kisaran dituding terlambat melakukan operasi persalinan pasien Ripa Nanda Damanik (24), sehingga menyebabkan Ripa Nanda Damanik dan bayinya meninggal dunia.

Informasi yang berhasil dihimpun, awalnya pasien Ripa Nanda Damanik, warga Pasar XI, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Asahan, dibawa ke bidan untuk bersalin.

BacaJuga

Tersangka saat di kantor polisi.

Gerebek Sarang Norkoba, Seorang Pria dan Barang Bukti Sabu Diamankan

16 Oktober 2026
Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

16 Oktober 2026
PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

16 Oktober 2026
Kepala Desa Sei Paham Japilian yang didampingi Ketua BPD Harmaini Sitorus, saat memberikan klarifikasi

Terkait Dugaan Pencaplokan Wilayah, Pemdes Sei Paham dan BPD Tegaskan Siap Melawan

15 Oktober 2026

Namun karena pasien dilihat lemas dan tidak sanggup lagi, setelah pihak keluarga melakukan kompromi dengan bidan, disarankan persalinan dilakukan dengan cara operasi.

Bidan pun merujuk pasien ke RSU Budi Mulia Kisaran, Jalan Abdi Setia Bakti, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, untuk dilakukan operasi persalinan. Bidan-bidan di rumah sakit menyarankan untuk persalinan normal karena kondisi bayi bagus.

“Sudah kami minta kepada pihak rumah sakit untuk segera di operasi. Namun meraka tetap mengatakan persalinan normal dengan alasan bayi normal,” kata ibu mertua pasien Ripa Nanda Damanik, Rindu br Aritonang (55), Selasa (18/5/2021).

Disebutkannya, permintaan tersebut disampaikan ke pihak rumah sakit setelah melihat kondisi menantunya yang lemas dan tidak sanggup untuk melakukan persalinan secara normal.

foto: ist
Mertua pasien, Rindu br Aritonang dan suami pasien, Jamudthar Sinaga (kiri).

Namun karena pihak rumah sakit tetap menyarankan agar menantunya menjalani persalinan secara normal, pihak keluarga pasien pun menanyakan apakah pasien bisa langsung dioperasi tanpa menggunakan program BPJS.

“Kami tanya, ‘kalau tanpa BPJS, kami pasien umum, apa bisa menantuku langsung dioperasi. Pihak rumah sakit jawab bisa. Tapi itupun tidak juga langsung dilakukan operasi. Ingat saya, Perawatnya boru Manulang, namanya aku gak tau,” katanya.

Diterangkannya, dari hari Sabtu (15/5/2021) malam sekitar pukul 19.30 WIB menantunya sudah berada di rumah sakit tersebut, dilakukan operasi pada hari, Minggu (16/5/2021) sore sekira pukul 17.00 WIB.

“Disitu dia (pasien Ripa) sudah kritis, disitu dia di sinto (Syntocinon), barulah dia dioperasi. Apa gak membunuh itu namanya,” tukas Rindu boru Aritonang.

Menurutnya, meninggalnya menantu dan cucunya tersebut diakibatkan kelalaian dari pihak RSU Bunda Mulia Kisaran.

Terpisah, penanggung jawab RSU Bunda Mulia Kisaran, Dr Binsar P Sitanggang membantah hal tersebut.

Dr Binsar P Sitanggang menjelaskan kematian anak dari pasien Ripa Nanda Damanik dikarenakan Solusio Plasenta atau putusnya Plasenta sang bayi saat berada dalam kandungan.

dr Binsar P Sitanggang

“Memang benar ada keluarga pasien saat itu. Kalau saya tidak salah mereka itu masuknya malam,” ujar Binsar, Selasa(18/5/2021).

Lanjutnya, saat masuk ke Rumah Sakit, dilakukan pemeriksaan dan ditemukan bahwa kondisi bayi tersebut normal dan bagus.

“Bagus, dan normal. Berat bayi 2.850 gram, kepala bayi mengarah ke bawah. Sehingga tidak perlu dilakukan operasi. Kami sudah menjalankan seluruhnya SOP sesuai dengan standar yang diatur WHO,” ujar Binsar.

Lanjutnya, bayi tersebut sudah memiliki kemajuan di kemudian harinya. “Ada kemajuan, bayinya maju beberapa senti dari bibir rahim. Karena ibu hamil, wajar ada kontraksi, dimana perut terasa kejang,” ucapnya.

Hal tersebut sangat wajar dirasakan oleh ibu hamil, namun pihak keluarga memaksa masuk kedalam ruang pasien untuk mengajak pasien melakukan jalan jongkok.

“Tidak masuk diakal seorang yang sedang hamil tua di buat jalan sambil jongkok sejauh 5 meter selama 2 jam,” katanya.

Menurutnya, akibat hal itu, perut pasien mengalami kejang dan mengakibatkan Solusio Plasenta terlepas di dalam perut, dan saat dilakukan pembedahan (operasi), perut pasien ditemukan memar akibat trauma (benturan)

“Trauma, jadi terputus. Ada beberapa hal yang menyebabkan Plasenta terputus, salah satunya trauma,” ujarnya.

Sedangkan mengenai sang ibu yang meninggal keesokan harinya, diakibatkan sakit kepala.

“Setelah dilakukan operasi, kondisi normal, dan dilakukan transfusi darah. Kemudian saat pagi harinya, pasien tersebut mengeluh kepalanya sakit. Tidak berapa lama kemudian pasien meninggal dunia,” paparnya.

Ditanyakan terkait dengan perawat yang menggunakan handphone, ia menyangkal adanya hal tersebut, pasalnya tidak ada pasien tersebut mendapatkan pertolongan pertama.

“Tidak ada makna pertolongan pertama dari pasien ini. Pasien datang tidak dalam keadaan emergency, dia datang itu tidak dalam mengancam nyawa,” katanya.

Ia memberikan beberapa contoh pertolongan pertama yang dimaksud. “Contohnya pendarahan, ini pasien datang dengan kondisi norman atau Fisiologis. Pasti kita dapat membedakan,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam rumah sakit, tidak ada jaminan keselamatan yang bisa dipegang. “Kalau saya operasi saat itu, kemudian meninggal, saya juga yang di salahkan. Jadi kami bekerja sesuai dengan SOP yang di terapkan WHO,” pungkasnya. (mom)

Tags: pasien melahirkanRsu bunda mulia kisaranterlambat operasi
Berita Selanjutnya
Tim Kompolnas Monitoring Pos Pam Operasi Ketupat Toba 2021 Polres Asahan

Tim Kompolnas Monitoring Pos Pam Operasi Ketupat Toba 2021 Polres Asahan

Gubsu Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Tempat Hiburan

Gubsu Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Tempat Hiburan

Berita Terbaru

Tersangka saat di kantor polisi.

Gerebek Sarang Norkoba, Seorang Pria dan Barang Bukti Sabu Diamankan

16 Oktober 2026
Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

16 Oktober 2026
PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

16 Oktober 2026
Bupati Batubara Perkuat Sinergi Lintas Instansi untuk Selesaikan Konflik Agraria

Bupati Batubara Perkuat Sinergi Lintas Instansi untuk Selesaikan Konflik Agraria

15 Oktober 2026
Enam Fraksi DPRD Batubara Sepakat Terima Perubahan Tiga Ranperda Tahun 2026

Enam Fraksi DPRD Batubara Sepakat Terima Perubahan Tiga Ranperda Tahun 2026

15 Oktober 2026
Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

15 Oktober 2026
Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

15 Oktober 2026
Kepala Desa Sei Paham Japilian yang didampingi Ketua BPD Harmaini Sitorus, saat memberikan klarifikasi

Terkait Dugaan Pencaplokan Wilayah, Pemdes Sei Paham dan BPD Tegaskan Siap Melawan

15 Oktober 2026
Kajari Janji ke PD IWO Samosir Buka Ruang Pemberitaan Kinerja Kejaksaan

Kajari Janji ke PD IWO Samosir Buka Ruang Pemberitaan Kinerja Kejaksaan

14 Oktober 2026
Walikota Tebing Tinggi Minta Percepatan Listrik Kolam Renang Pemko dan Penerangan Jalan

Walikota Tebing Tinggi Minta Percepatan Listrik Kolam Renang Pemko dan Penerangan Jalan

14 Oktober 2026

TaslabNews.com adalah sebuah Portal Berita Online yang bisa akses kapanpun dan dimanapun meliputi daerah Asahan, Batubara, Labuhan Batu dan Kota Tanjungbalai

Daerah

  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Labura
  • Sumut
  • Simalungun
  • Sibolga
  • Tapanuli

Anggota Dari




  • Redaksi
  • Media Siber
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Tentang

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web