TASLABNEWS, ASAHAN- Puluhan wartawan dari berbagai media bersama sejumlah aktivis LSM yang tergabung Kualisi wartawan dan LSM bersatu (KAWAL) menggeruduk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Jumat (12/9/2025).
Wartawan dan LSM yang tergabung dalam KAWAL melalui Ketua LSM PKRI Cadangan Serbaguna Asahan, Jhon Efdi Adinata, menyebut pernyataan Abdul Manan sebagai bentuk penghinaan.

Mereka menuntut Kepala Kemenag Asahan, Abdul Manan, bertanggung jawab atas pernyataannya di media sosial yang diduga menuding wartawan dan LSM kerap melakukan pemerasan.
Sebelumnya aksi ini sudah pernah di laksanakan namun Kakankameng Asahan Abdul Manan tidak berani berhadapan langsung dengan para wartawan dan LSM.
“Sebelumnya sudah dua kali dan ini yang ketiga kalinya kami datang ke kantor Kakankameng Asahan untuk mengklarifikasi ucapannya yang mengatakan wartawan dan LSM suka memeras, namun sampai sampai sekarang Kakankameng tidak berani menjumpai kami, malah menyuruh anggota ya untuk mengklarifikasi,” ucap Adi kecewa.
“Tudingan Kakankameng tidak berdasar. Kalau ia merasa diperas, buktikan. Copot dan tangkap Kakan Kemenag Asahan!” teriak Jhon.
Di tempat yang sama Dodi Antoni ketua GEMAKO mengecam keras dan menuntut Kanwil Kemenag Sumatera Utara segera mencopot Abdul Manan, bahkan meminta aparat hukum memeriksa dugaan korupsi di lembaga tersebut.
Dari keterangan M Daris Nasution Kasubbag tata usahausaha, ia menyampaikan klarifikasi bahwa Abdul Manan tengah berada di luar kota.
“Maaf kakankameng hari ini lagi menghadiri kegiatan di luar kota, kami juga tidak tau kalau hari ini Kawan-kawan akan datang,” jelas Darwis.
Darwis menjelaskan aksi wartawan dan LSM hari ini tidak ada pemberitahuan dari polres Asahan.
Selanjutnya aksi berpindah ke kantor Bupati Asahan dengan tututan yang sama.
Jhon Efdi Adinata kordinator aksi mengatakan, kami akan melakukan aksi kembali sampai Kakankameng Asahan di pecat. (Edi/syaf)






























