TASLABNEWS, ASAHAN-Usai disemayamkan di rumah duka, Prajurit TNi Pratu Farkhan Syauqi Marpaung yang tewas usai diduga dianiaya senior nya dimakamkan dengan upacara Militer di kampung halamannya di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (3/1/2026).
Upacara keberangkatan jenazah Pratu Farkhan untuk dimakan di pemakaman umum Desa Esa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan berlangsung hikmat dengan di hadiri petinggi TNI Dan brigif 25/Siwah Kolonel Inf Dr Dimar Bahtera.
Kepada wartawan Kolonel Dimar mengatakan TNI berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban tewas.
“Proses jalannya kasus ini juga mendapatkan perhatian dari presiden Republik Indonesia serta para petinggi TNI. Diharapkan keluarga serta masyarakat yakinkan bahwa proses hukum berjalan seadil-adilnya.

Saat ini diduga pelaku sudah ditahan dan sudah menjalani serangkai pemeriksaan terkait kasus tewasnya Prajurit TNI yang di tugaskan di perbatasan Indonesia Papua Nugini dalam menjaga NKRI,” jelas Kolonel Dimar.
Kolonel Dimar Juga mengatakan bahwa almarhum Pratu Farkhan merupakan lulusan Tamtama Tahun 2020 yang di tugaskan selama sembilan bulan di perbatasan. Insiden ini menjadi luka yang mendalam tak hanya dari pihak keluarga namun juga dari seluruh TNI Serta Batalion 113 Iskandar Muda Aceh tempat dimana korban berdinas. (edi/syaf)

























