TASLABNEWS, LABUHANBATU – Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., melalui Kepala Dinas Pendidikan Abdi Jaya Pohan, SH, menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu untuk melaksanakan program Kamis Berbudaya.
Program ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal kepada para peserta didik sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Abdi Jaya Pohan menyampaikan, program Kamis Berbudaya diharapkan menjadi wadah bagi sekolah untuk mengenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah melalui berbagai kegiatan.
Kegiatan tersebut meliputi penggunaan pakaian adat atau busana bernuansa daerah, penggunaan bahasa daerah dalam aktivitas tertentu, penampilan seni tradisional, hingga pengenalan nilai-nilai budaya lokal kepada siswa.
Hal itu disampaikan Abdi Jaya Pohan saat menghadiri acara pelepasan di TK dan SD Alam Sahara, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, Bupati Maya Hasmita menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter generasi muda yang mencintai identitas dan budaya daerahnya.
Instruksi ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam memperkuat pelestarian budaya melalui dunia pendidikan.
“Melalui Kamis Berbudaya, kita ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal sejak dini. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan program tersebut agar berjalan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh sekolah.
“Setiap hari Kamis, kami mengajak seluruh satuan pendidikan untuk melaksanakan Kamis Berbudaya dengan mengenakan identitas pakaian adat dari 12 etnis yang ada di Labuhanbatu,” tegas Abdi.
“Dengan adanya program Kamis Berbudaya, diharapkan para pelajar tidak hanya mengenal budaya daerah sebagai warisan leluhur, tetapi juga mampu menjaga, melestarikan, dan mengembangkannya sebagai bagian dari identitas masyarakat Labuhanbatu menuju generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing,” tambahnya. (CS)





























