• Redaksi
  • Media Siber
  • Tentang
  • Kontak
  • Privasi
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Index
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
  • Home
  • Tanjungbalai
    Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus

    Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus

    Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

    Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

    Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

    Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

    Tersangka dan barang bukti sabu

    Bawa 4,04 kg Sabu dari Malaysia, Mahasiswa Asal Medan Diringkus di Tanjungbalai

    Sarang Narkoba di Tanjungbalai Digerebek Polisi, Dua Pria dan Sabu Diamankan

    Sarang Narkoba di Tanjungbalai Digerebek Polisi, Dua Pria dan Sabu Diamankan

    Walikota Tanjungbalai Minta Pemilik Pemilik RS Abdul Jalil Meliala Selesaikan Izin Operasional

    Walikota Tanjungbalai Minta Pemilik Pemilik RS Abdul Jalil Meliala Selesaikan Izin Operasional

  • Asahan
    Grebek Sarang Narkobadi Bagan Asahan, Tiga Orang Diamankan

    Grebek Sarang Narkobadi Bagan Asahan, Tiga Orang Diamankan

    IAIDU Asahan Gelar Rover dan Ranger Camp Tahun 2026

    IAIDU Asahan Gelar Rover dan Ranger Camp Tahun 2026

    Tersangka saat di kantor polisi.

    Gerebek Sarang Norkoba, Seorang Pria dan Barang Bukti Sabu Diamankan

    Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

    Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
  • Home
  • Tanjungbalai
    Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus

    Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus

    Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

    Polres Tanjungbalai Tangkap Dua Pengedar Narkoba

    Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

    Antisipasi Kejahatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Tanjung Sambangi Warga

    Tersangka dan barang bukti sabu

    Bawa 4,04 kg Sabu dari Malaysia, Mahasiswa Asal Medan Diringkus di Tanjungbalai

    Sarang Narkoba di Tanjungbalai Digerebek Polisi, Dua Pria dan Sabu Diamankan

    Sarang Narkoba di Tanjungbalai Digerebek Polisi, Dua Pria dan Sabu Diamankan

    Walikota Tanjungbalai Minta Pemilik Pemilik RS Abdul Jalil Meliala Selesaikan Izin Operasional

    Walikota Tanjungbalai Minta Pemilik Pemilik RS Abdul Jalil Meliala Selesaikan Izin Operasional

  • Asahan
    Grebek Sarang Narkobadi Bagan Asahan, Tiga Orang Diamankan

    Grebek Sarang Narkobadi Bagan Asahan, Tiga Orang Diamankan

    IAIDU Asahan Gelar Rover dan Ranger Camp Tahun 2026

    IAIDU Asahan Gelar Rover dan Ranger Camp Tahun 2026

    Tersangka saat di kantor polisi.

    Gerebek Sarang Norkoba, Seorang Pria dan Barang Bukti Sabu Diamankan

    Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

    Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Beranda Tak Berkategori

Asal Usul Bubur Pedas yang Nikmat dari Asahan-Batubara

12 Desember 2016
di Tak Berkategori
0 0
148
Dilihat
Share ke FacebookShare ke WhatsApp
 Dulu jadi Makanan Kebesaran Kesultanan, Sekarang Sulit Ditemukan di Rumah Makan
BAGI warga Melayu baik di Kabupaten Asahan, Deliserdang,
Batubara, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan dan
daerah lainnya di Nusantara, pasti mengenal yang namanya bubur pedas.
Oleh: Syafruddin Yusuf
Dulu makanan ini bisa ditemui setiap hari. Baik orangtua,
anak muda dan anak-anak banyak yang menyukai makanan ini. Entah kenapa, sekarang
bubur sangat jarang ditemui baik di rumah makan tradisional di wilayah Provinsi
Sumatera Utara khususnya di wilayah Asahan, Tanjungbalai, Batubara, Labuhanbatu.

Saat ini, jajanan bubur pedas ini hanya muncul saat bulan
Ramadhan, yang dijual para penjual makanan berbuka puasa (takjil),
Di setiap daerah, seperti Pontianak,
Kalimantan, Sumatera pasti punya cerita
tersendiri akan kehadiran bubur pedas ini. Nah di wilayah Batubara dan Asahan
juga ada loh cerita akan kehadiran bubur pedas ini.
Seperti penelusuran saya, ternyata ada cerita akan kehadiran
bubur pedas ini di Wilayah Asahan dan Batubara yang 10 tahun lalu masih
bergabung dalam 1 kabupaten. Ceritanya,
pada zaman dahulu hiduplah keluarga miskin yang sangat
jujur, rajin dan tidak suka menyakiti hati orang lain.
Seorang ibu bernama Mak Ijah dan anak gadisnya yang bernama
Gadi tinggal di Asahan. Rumah yang mereka tempati hampir roboh. Suatu hari ada
pengumumam sayembara dari kerajaan Lima Laras untuk membuat bubur yang enak,
gurih namun tidak manis.

Karena ia sangat ingin sekali memperbaiki rumahnya yang roboh itu, maka ia pun
berusaha untuk membuat bubur keinginan raja itu. Namun tidaklah pernah
berhasil.

BacaJuga

Bupati Batubara Siapkan Fasilitas Ekspor Produk UMKM dan Hasil Pertanian

15 Agustus 2026
Tes

Bahas Sinkronisasi IKK, Plh. Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi BPS Sumut

10 Juni 2026
Plh Wali Kota Tanjungbalai Datangi Pertamina Patra Niaga Ragional Sumbagut

Plh Wali Kota Tanjungbalai Datangi Pertamina Patra Niaga Ragional Sumbagut

10 Juni 2026
Pemkab Asahan Gelar Training of Trainers Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Asahan

Pemkab Asahan Gelar Training of Trainers Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Asahan

12 Desember 2025

“Tidorlah Gadi, hari sudah malam, cemano mau buat bubur tak manis,
bukankah bubur itu pasti manis,” kata Mak Ijah.

Namun, Gadi tak pernah berhenti untuk mencobanya.

“Mak, cubo rasokan bubur ini mak, enak ndak mak,” ucap
Gadi sambil membawakan bubour itu ke Mak Ijah.
“Cemano mak, enak,” ucap Gadi.
Namun, mak Ijah cuma terdiam saja, ia merasakan bahwa bubur
itu tetap saja manis.

Hari sudah semakin gelap dan sunyi, angin pantai sudah tambah terasa dinginnya
namun Gadi tak bisa tidur. Ia hanya memikirkan bagaimana cara membuat bubur
yang enak, gurih namun tidak manis. Ia memimpikan memiliki rumah yang tidak
bocor lagi karena pemenang dari sayembara itu akan diberikan sebuah rumah oleh
kerajaan Lima Laras. Dengan demikian omaknya tidak perlu kerja keras untuk
memperbaiki rumahnya yang bocor itu.

Gadi sudah membuat beraneka macam bubur, bubur kacang hijau, bubur jagung,
bubur ketan, bubur pisang namun semua yang dimasaknya tetap memiliki rasa yang
manis. Sehingga membuat Gadi tambah kecewa.

Setiap Gadi ke kedai, semua orang telah membicarakan sayembara itu. Dan
akhirnya ada tetangga Gadi yang bertanya kepadanya.

“Gadi, kau tak nak mencubo ikot sayembara tu, bukankah
kau itu pande masak,” ucap tetangganya.
Gadi pun menjawab “Tak tau awak mak cik cara buat bubur
seperti itu,” ucap Gadi.

Hingga suatu hari, saat pagi tiba, mak ijah pengen belanja sayuran ke pekan
Batubara yang terletak sekitar 3 km dari Lima Laras. Di sana mak Ijah dan Gadi berbelanja sedikit
udang, cumi-cumi, sotong, ikan, kepiting namun semua di borong.

Sesampai di rumah, mak Ijah dan Gadi ingin membagi tugas. Gadi belajar membuat
bubur lagi sesuai sayembara dan mak Ijah memasak untuk makan siang. Kali ini
mak Ijah memasak ayang toge dan menyiangi udang, sotong dan kepiting.

Namun, tiba-tiba datanglah Encik Zarah dengan marah-marah.

“Hei, mano utang kalian”.
Karena mak Ijah tidak punya uang, encik Zarah pun marah dan
menumpahkan semua masakan mak Ijah ke dalam periuk bubur. Menangislah mak Ijah
dan Gadi karena masakan untuk makan siang dan buburnya sudah menjadi satu tidak
bisa dimakan lagi.

Namun, mak Ijah tetap mengaduk-aduk bubur yang menjadi satu itu sampai
benar-benar masak. Dan mereka pun makan sambil meneteskan air mata. Namun,
siapa disangka makanan tersebut, enak, gurih dan pedas. Dan mereka pun berfikir
untuk mengikuti sayembara dari Kerajaan Lima Laras dengan bubur yang tidak
sengaja dimasaknya itu karena ulah Encik Zarah.

Dan ketika sayembara dimulai, begitu banyak sekali masyarakat yang ikut
sayembara. Dan saat waktu sudah habis maka Raja pun mencicipi masakan yang
dimasak oleh rakyatnya. Namun sayang, sudah hampir semua bubur yang dicobanya
tetap saja berasa manis. Dan akhirnya tiba di bubur hasil masakan mak Ijah dan
Gadi, dan rajapun sangat menyukainya.

“Panglima, panggil pemasak bubur ini.” Perintah Raja. Mak Ijah dan
Gadi pun menghadap.

“Apa nama bubur ini?” tanya Raja. Gadi pun menjawab “Maaf
paduka, kami belum menyiapkan mana bubur ini.”

Raja pun berkata “Karena kami menyukai bubur ini, dan
karena bubur ini tidak manis melainkan pedas maka saya beri nama dengan nama
BUBUR PEDAS, dimana bubur ini akan menjadi bubur kerajaan Lima Laras. Dan
sebagai hadiahnya kami akan memberikan sebuah rumah kepada kalian,” kata
raja.

Raja pun memberikan kunci rumah ke Mak Ijah dan Gadi. (***)
Tags: catatan
Berita Selanjutnya

Alamak, Pria Ini Tega Perkosa Putri Kandungnya, Ngakunya Karena Tergiur Tubuh Molek Anaknya

Minta Uang, Pria Ini Malah Ditikam Ayahnya

Berita Terbaru

Grebek Sarang Narkobadi Bagan Asahan, Tiga Orang Diamankan

Grebek Sarang Narkobadi Bagan Asahan, Tiga Orang Diamankan

18 Oktober 2026
Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus

Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus

18 Oktober 2026
Sepedamotor Milik Damanik Dicuri di Masjid Jami’ Alridho Lima Puluh, Pelaku Terekam CCTV

Sepedamotor Milik Damanik Dicuri di Masjid Jami’ Alridho Lima Puluh, Pelaku Terekam CCTV

17 Oktober 2026
Walikota Tebing Tinggi Apresiasi Pemerintah Pusat Atas Revitalisasi Belasan SD Dan SMP

Walikota Tebing Tinggi Apresiasi Pemerintah Pusat Atas Revitalisasi Belasan SD Dan SMP

17 Oktober 2026
IWO Samosir dan Yayasan Pusuk Buhit Bagi Masker dan Makan Siang ke Warga

IWO Samosir dan Yayasan Pusuk Buhit Bagi Masker dan Makan Siang ke Warga

17 Oktober 2026
IAIDU Asahan Gelar Rover dan Ranger Camp Tahun 2026

IAIDU Asahan Gelar Rover dan Ranger Camp Tahun 2026

17 Oktober 2026
Tersangka saat di kantor polisi.

Gerebek Sarang Norkoba, Seorang Pria dan Barang Bukti Sabu Diamankan

16 Oktober 2026
Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

Terpilih, Kades Serdang Adakan Syukuran

16 Oktober 2026
PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

PN Kisaran Konstatering Tanah di Desa Meranti Asahan

16 Oktober 2026
Bupati Batubara Perkuat Sinergi Lintas Instansi untuk Selesaikan Konflik Agraria

Bupati Batubara Perkuat Sinergi Lintas Instansi untuk Selesaikan Konflik Agraria

15 Oktober 2026

TaslabNews.com adalah sebuah Portal Berita Online yang bisa akses kapanpun dan dimanapun meliputi daerah Asahan, Batubara, Labuhan Batu dan Kota Tanjungbalai

Daerah

  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Labura
  • Sumut
  • Simalungun
  • Sibolga
  • Tapanuli

Anggota Dari




  • Redaksi
  • Media Siber
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Tentang

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web