SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Sidang Kasus Kepemilikan Narkoba Diliput, Anak Bupati Batubara Ancam Bunuh Wartawan


BATUBARA-Anak Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen yakni OK Muhammad Kurnia Aryeta alias Koko marah kepada wartawan yang meliput persidangannya sebagai terdakwa kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (13/7).
OK Muhammad Kurnia Aryeta alias Koko (baju merah) saat menjalani persidangan.


Persidangan itu masih dalam tahap mendengarkan keterangan saksi. Usai mendengar keterangan saksi, Koko sempat menyesali perbuatannya di depan majelis hakim.

"Saya menyesali, pak hakim," ucap pria berkulit putih ini. Namun, setelah keluar Ruang Cakra VI, suasana berubah seketika. Secara tiba-tiba, Koko berlari menuju arah pengunjung ruang sidang dengan penuh emosi.

Pengunjung sidang itu adalah wartawan yang baru saja meliput sidang. "Apa kau? Mau mati kau?," kata anak kedua OK Arya Zulkarnaen ini dengan mata melotot.

Diduga Koko telah menahan amarahnya sepanjang sidang bergulir karena merasa tidak terima dengan kehadiran wartawan yang meliput persidangan tersebut.

Ulah gaduhnya itu tak berhenti di situ saja. Koko yang tak sempat meluapkan amarahnya, masih terus melontarkan perkataan ingin menghajar wartawan.


"Kau lihat nanti ya," ancam Koko yang langsung diboyong pengawal tahanan (waltah) menuju sel sementara PN Medan.

Sebelum kasus ini, beberapa waktu lalu, petugas Sat Res Narkoba Polres Batubara juga pernah menangkap Koko bersama saudaranya, Mirza Hafid (24) selaku pegawai honorer BNPB Pemkab Batubara karena diduga mengkonsumsi sabu.

Namun, saat itu Koko hanya menginap tiga malam saja di Polres Batubara dengan mengizinkannya untuk direhabilitasi. (syaf/int)
HEADLINE 559324938225656765

Posting Komentar

Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman