TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Plt Bupati Asahan Tandatangani Komitmen Bersama Pemberantasan Korupsi di Sumut

TASLABNEWS, SUMUT - Plt Bupati Asahan, H Surya BSc melakukan penandatangan Komitmen Bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi pada Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota di Sumatera Utara di hadapan Gubernur Sumatera Utara dan Ketua KPK RI.

Plt Bupati Asahan, H Surya BSc saat menandatangani komitmen bersama program pemberantasan korupsi.
Penandatanganan ini dilakukan bersama tujuh Kepala daerah lain, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendy Nasution, Bupati Padang Lawas Utara Andar Amin Harahap, Bupati Batubara Zahir.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, dan Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe.

Usai penandatanganan komitmen bersama, H Surya BSc juga menandatangani MoU dengan BPN Kisaran dan PT Bank Sumut, Optimalisasi pendapatan dan penertiban barang milik daerah, Sosialisasi pemanfaatan data eKTP dan Launching gerakan sekolah berintegritas.

Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), H Edi Rahmayadi mengatakan, komitmen dan upaya pencegahan pemberantasan korupsi tidak cukup dengan hanya penindakan secara hukum.

“Tetapi memerlukan upaya komprehensif dan sungguh-sungguh, termasuk upaya pencegahan (Strategi Preventif). Apalagi telah ditetapkan Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2018, tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dimaksudkan untuk mendorong upaya pencegahan korupsi yang lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.


Selain itu Gubsu juga menjelaskan, hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara 2018 – 2023 yang tertuang dalam Misi yang ke 2 yaitu.

“Mewujudkan masyarakat Sumatera Utara yang bermartabat dalam politik dengan adanya pemerintahan yang bersih dan dicintai. Tata kelola pemerintah yang baik, adil, terpercaya, politik yang beretika, masyarakat yang berwawasan kebangsaan dan memiliki kohesi sosial yang kuat serta harmonis,” jelas Gubsu.

Sedangkan Ketua KPK RI, Agus Rahardjo mengatakan Indonesia akan menjadi negara yang maju jika kita ingin merubah dan memperbaiki apa yang menjadi permasalahan.

"Marilah kita bekerjasama dalam memperbaiki sistem sistem yang ada selama ini,” tutupnya.(mom)
SUMUT 8639596531621083955

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Translate

OK Choii

PropellerAds

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman

OK Choiii

PropellerAds