TASLABNEWS, TANJUNGBALAI – Sat Polairud Polres Tanjungbalai terus berupaya membuktikan komitmennya untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di perairan yang menjadi wilayah hukumnya.
Demikian juga halnya pada hari Minggu (21/6), Sat Polairud menggelar patroli selama 1×24 jam untuk memastikan situasi laut dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, SIK, MIK melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, SH menyampaikan, bahwa patroli rutin ini bertujuan untuk mengawasi serta mengantisipasi segala bentuk tindak pidana di laut.
Katanya, yang menjadi fokus utama dalam patroli ini meliputi pencegahan penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal, penyalahgunaan BBM, peredaran narkoba, hingga masuknya barang-barang terlarang.
“Patroli kami lakukan dengan menyisir titik-titik rawan untuk memastikan tidak ada aktivitas ilegal di laut. Selain pengawasan hukum, personil kami di lapangan juga melakukan patroli dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat nelayan”, ujar AKP M. Tanjung.

AKP M Tanjung juga mengungkapkan, patroli pada hari itu dilakukan dengan menggunakan Kapal Patroli II-1015 yang diawaki oleh Aipda L Gurning, SH, MH bersama Briptu Ade Pratama Putra.
Katanya, pada hari itu petugas sempat melakukan pemeriksaan (riksa) terhadap satu unit kapal nelayan karena memasuki perairan Tanjungbalai tanpa nama dan tanda selar yang dinakhodai oleh Jamal.
“Dari hasil pemeriksaan menunjukkan kapal tersebut hanya memuat fiber berisi ikan. Tidak ditemukan adanya barang ilegal atau pelanggaran hukum lainnya sehingga dipersilahkan melanjutkan pelayarannya menuju Tanjungbalai”, imbuh Kasat Polairud.

Tidak sekadar memeriksa, petugas juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan bimbingan masyarakat (Binmas) perairan.
Nelayan diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memeriksa kondisi mesin dan fisik kapal sebelum berangkat, serta wajib berdoa.
Tak hanya di tengah laut, Sat Polairud Polres Tanjungbalai juga memperketat pengamanan di darat yakni memonitoring langsung Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) wilayah Tanjungbalai guna memastikan distribusi BBM untuk nelayan berjalan lancar, adil, dan bebas dari penyalahgunaan.
Selain itu, para nelayan diingatkan dengan tegas untuk menjauhi narkoba demi melindungi keluarga, menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax) di media sosial.
Hingga saat ini, seluruh rangkaian kegiatan kepolisian di wilayah perairan Tanjungbalai berjalan aman dan terkendali tanpa adanya kejadian menonjol.
Sat Polairud Polres Tanjungbalai ini juga tak lupa menghimbau masyarakat untuk segera menghubungi call center 110 atau melapor ke kantor polisi terdekat atau Bhabinkamtibmas jika melihat atau mendengar adanya tindak pidana di sekitar perairan. (ign)



























