• Redaksi
  • Media Siber
  • Tentang
  • Kontak
  • Privasi
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Index
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
27 °c
Kisaran
  • Home
  • Tanjungbalai
    Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Dari Kepala KPP Pratama Kisaran

    Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Dari Kepala KPP Pratama Kisaran

    Personel Satreskrim Polres Tanjungbalai Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

    Personel Satreskrim Polres Tanjungbalai Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

    Satpolairud Polres Tanjungbalai Perketat Pengawasan di SPBN

    Satpolairud Polres Tanjungbalai Perketat Pengawasan di SPBN

    Wali Kota Tanjungbalai Dukung Masyarakat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    Wali Kota Tanjungbalai Dukung Masyarakat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    Dorong Digitalisasi Sekolah, Pemko Tanjungbalai Siap Kolaborasi dengan Telkomsel

    Dorong Digitalisasi Sekolah, Pemko Tanjungbalai Siap Kolaborasi dengan Telkomsel

    Ditikam Tetangga 3 Liang, IRT di Tebingtinggi Tewas

    Ditikam Tetangga 3 Liang, IRT di Tebingtinggi Tewas

  • Asahan
    Propam Mabes Polri dan Polda Sumut Laksanakan Mitigasi Risiko Senpi di Polres Asahan

    Propam Mabes Polri dan Polda Sumut Laksanakan Mitigasi Risiko Senpi di Polres Asahan

    AKP Gunawan Efendi SH jabat Kasat Narkoba Polres Asahan

    AKP Gunawan Efendi SH jabat Kasat Narkoba Polres Asahan

    Waduh, Dua siswi SMP di Asahan Gagal Ujian TKA Karena Dapodiknya Dicatut Sekolah Lain 

    Waduh, Dua siswi SMP di Asahan Gagal Ujian TKA Karena Dapodiknya Dicatut Sekolah Lain 

    Warga dan mahasiswa saat berunjuk rasa.

    PT Jiur Asahan Makmur Diduga Tidak Memiliki Izin AMDAL 

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
  • Home
  • Tanjungbalai
    Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Dari Kepala KPP Pratama Kisaran

    Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Dari Kepala KPP Pratama Kisaran

    Personel Satreskrim Polres Tanjungbalai Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

    Personel Satreskrim Polres Tanjungbalai Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

    Satpolairud Polres Tanjungbalai Perketat Pengawasan di SPBN

    Satpolairud Polres Tanjungbalai Perketat Pengawasan di SPBN

    Wali Kota Tanjungbalai Dukung Masyarakat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    Wali Kota Tanjungbalai Dukung Masyarakat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    Dorong Digitalisasi Sekolah, Pemko Tanjungbalai Siap Kolaborasi dengan Telkomsel

    Dorong Digitalisasi Sekolah, Pemko Tanjungbalai Siap Kolaborasi dengan Telkomsel

    Ditikam Tetangga 3 Liang, IRT di Tebingtinggi Tewas

    Ditikam Tetangga 3 Liang, IRT di Tebingtinggi Tewas

  • Asahan
    Propam Mabes Polri dan Polda Sumut Laksanakan Mitigasi Risiko Senpi di Polres Asahan

    Propam Mabes Polri dan Polda Sumut Laksanakan Mitigasi Risiko Senpi di Polres Asahan

    AKP Gunawan Efendi SH jabat Kasat Narkoba Polres Asahan

    AKP Gunawan Efendi SH jabat Kasat Narkoba Polres Asahan

    Waduh, Dua siswi SMP di Asahan Gagal Ujian TKA Karena Dapodiknya Dicatut Sekolah Lain 

    Waduh, Dua siswi SMP di Asahan Gagal Ujian TKA Karena Dapodiknya Dicatut Sekolah Lain 

    Warga dan mahasiswa saat berunjuk rasa.

    PT Jiur Asahan Makmur Diduga Tidak Memiliki Izin AMDAL 

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Beranda Tak Berkategori

Pengakuan Murid SD di Batubara yang Dicabuli Gurunya, Aku Takut ke Sekolah, Pak RA Jahat

8 Februari 2017
di Tak Berkategori
0 0
14
Dilihat
Share ke FacebookShare ke WhatsApp

BATUBARA- Seorang murid kelas lima Sekolah Dasar (SD) di Batubara berinisial CI (10) menjadi korban pencabulan gurunya berinisial RA. Tak tertima atas perlakukan gurunya, JU (40) ibu kandung CI melaporkan RA ke kantor polisi. CI mengaku tidak mau ke sekolah karena takut bertemu dengan gurunya RA yang telah mencabulinya

“Aku takut ke sekolah, Pak RA jahat,” ucap CI.

BacaJuga

Pemkab Asahan Gelar Training of Trainers Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Asahan

Pemkab Asahan Gelar Training of Trainers Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Asahan

12 Desember 2025
Bupati Asahan Dukung Tabligh Akbar Yayasan Wakaf Hajjah Rohana

Bupati Asahan Dukung Tabligh Akbar Yayasan Wakaf Hajjah Rohana

3 November 2025
Wali Kota Tanjungbalai  Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 

Wali Kota Tanjungbalai  Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 

22 Oktober 2025
Sambut HUT RI ke-80, Pemkab Asahan Perkuat Budaya Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan

Sambut HUT RI ke-80, Pemkab Asahan Perkuat Budaya Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan

8 Agustus 2025

Sementara, kepada wartawan, Rabu (8/2) JU ibu kandung CI yang merupakan warga Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lima Puluh, Batubara mengaku anaknya telah berulangkali menjadi korban pencabulan yang dilakukan RA. Aksi pencabulan dilakukan di ruang kelas dan kamar mandi sekolah tempat anaknya menimba ilmu.

JU yang didampingi anaknya CI menceritakan, kejadian itu bermula saat anaknya CI menangis di ruang kelas lantaran diganggu temannya.

Melihat CI menangis, RA datang menanyakan sebab musabab yang terjadi terhadap siswinya itu.
JU menceritakan, terkuaknya kasus itu dikarenakan dua hari setelah kejadian CI tidak mau sekolah, katanya takut dengan RA.

“Aku curiga dan terus kutanya alasan anakku tidak mau sekolah dan CI pun menceritakan perlakuan gurunya itu.

Bagai disambar petir, JU sangat terkejut mendengar pengakuan anaknya. Lalu JU memberitahukan pengakuan anaknya tersebut kepada suaminya SU. Setelah itu mereka sepakat untuk melaporkan kasus tersebut ke kepala desa. Pak kades memfasilitasi pertemuan ke dua belah pihak di rumahku yang saat itu dihadiri Kepala Sekolah Ismaini SPd, Kepala Dusun IV serta keluarga. Di hadapan banyak saksi RA mengakui perbuataanya.

“Tanggal 22 Desember 2016 kami mendapat telpon dari RA dan meminta kami datang ke rumahnya di Dusun II Titi Putih, Desa Empat Negeri. Dalam pembicaraan lewat telpon itu katanya mau menindaklanjuti perdamaian,” ujar JU.

Malam itu suami dan iparku Suparman datang ke rumah RA. Di sana tidak ada membahas kesepakatan tertentu melainkan hanya membuat surat perdamaian. Surat perdamaian yang dibuat di rumah RA baru seminggu berikutnya didapati copyannya,” sebut JU.

 “Aku heran setelah membaca isinya sebab dalam surat itu RA mengakui ada masalah dengan CI, akan tetapi pada item lain disebutkan hanya antara RA (pihak pertama) dan suamiku (pihak kedua) terjadi kesilapan. Sedangkan perbuatan RA terhadap anakku tidak disebutkan secara rinci. Kemudian didalam surat itu juga disebutkan pihak kedua dan keluarga tidak akan menuntut ke jalur hukum serta menganggap masalah sudah selesai,” bebernya.

Anehnya sambung ibu korban, dalam copy surat perdamaian bertulis tangan yang turut ditandatangani saks-saksi antara lain Suparman, Suyati, Zamiah, Helfiadi dan diketahui Kepala Desa Empat Negeri Suminah. Disebutkan surat perdamaian itu dibuat di Lubuk Besar dan dihadapan Kepala Desa Lubuk Besar Sutiono, sementara proses pembuatan surat tersebut jelas di Empat Negeri dan tidak dihadiri Kades Lubuk Besar serta tidak pula ditandatanganinya.

Sementara CI kepada wartawan mengaku dirinya tidak mau ke sekolah karena takut ketemu dengan RA.

“Sama pak RA saat itu aku bilang kalau aku diusik temanku, lalu Pak RA mencabuliku,” sebut bocah kelas lima SD itu dengan polosnya.

Masih dari CI, Sabtu 10 Desember 2016 setelah lonceng pulang berbunyi, RA membisikkan dan memintanya untuk ke kamar mandi.

“Aku lalu datang ke kamar mandi. Setelah di dalam kamar mandi Pak RA masuk dan menutup pintu. Di kamar mandi Pak RA mencabuliku. Aku ketakutan dan menangis lalu pak RA membujukku dengan memberiku Rp5 ribu. Pak RA meminta agar aku tidak menceritakan kepada siapapun. Jangan bilang siapa-siapa ya, nanti nilaimu bapak bikin bagus,” ucap CI menirukan bujukan gurunya.

Sementara itu, RA dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (6/2) di SDN 010207 Kwala Gunung mengaku dirinya hanya menyentuh CI. Dia membantah mencabulinya.

“Itu tidak benar,” jawabnya.

Soal perdamaian RA mengaku ada kesalahan.

“Iya salah, sebab perdamaian tidak di Lubuk Besar dan tidak dihadiri Kades sebagaimana dicantumkan dalam surat tersebut,” ungakapnya. Dia juga mengaku sanksi dinas adalah efek dari perbuatannya terhadap CI.

“Aku sudah menyodorkan uang Rp2 juta kepada ibu korban sebagai upah-upah untuk CI, namun itu tidak diterima lantaran suaminya (ayah korban) sedang tidak di rumah,” kata guru PNS itu didampingi Kasek Ponirah.

Ditanya tentang perdamaian bahkan uang upah-upah yang akan diberikannya, RA tidak berkomentar dan menyebutkan akan mengikuti proses hukum sebagaimana kasus yang sudah dilaporka pihak korban ke Polres Batubara. (wan/syaf)

Tags: Batubara
Berita Selanjutnya

2,3 Kg Ganja Disita dari Mereka

3 Pelaku Penikaman Penjaga Pasar Bahagia Tanjungbalai Diringkus

Berita Terbaru

Propam Mabes Polri dan Polda Sumut Laksanakan Mitigasi Risiko Senpi di Polres Asahan

Propam Mabes Polri dan Polda Sumut Laksanakan Mitigasi Risiko Senpi di Polres Asahan

19 April 2026
Lapas Labuhan Ruku Gandeng Dinkes Batubara Gelar Pemeriksaan Kesehatan

Lapas Labuhan Ruku Gandeng Dinkes Batubara Gelar Pemeriksaan Kesehatan

19 April 2026
Tersangka IS saat diamankan polisi. 

Transaksi Sabu di Lokasi Sekolah, Pria ini Diringkus Polisi

17 April 2026
Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita saat memberi upah-upah calon jamaah haji Labuhanbatu. 

Bupati Labuhanbatu Doakan Calon Jamaah Haji Dari Lingkungan Dinas Pendidikan

17 April 2026
Kepala Dinas Sosial Labuhanbatu Syahrizal dan pihak Baznas Labuhanbatu saat berkunjung ke rumah korban kebakaran di desa Tanjung Medan. 

Pemkab Labuhanbatu dan BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

17 April 2026
Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita saat bertemu dengan pihak BPS Labuhanbatu. 

Pemkab Labuhanbatu Dukung Sensus Ekonomi 2026

17 April 2026
AKP Gunawan Efendi SH jabat Kasat Narkoba Polres Asahan

AKP Gunawan Efendi SH jabat Kasat Narkoba Polres Asahan

17 April 2026
Waduh, Dua siswi SMP di Asahan Gagal Ujian TKA Karena Dapodiknya Dicatut Sekolah Lain 

Waduh, Dua siswi SMP di Asahan Gagal Ujian TKA Karena Dapodiknya Dicatut Sekolah Lain 

17 April 2026
Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara

Mengintip Kelas Jurnalisme Bersama Sang Praktisi di UIN Sumatera Utara

17 April 2026
Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Dari Kepala KPP Pratama Kisaran

Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan Dari Kepala KPP Pratama Kisaran

17 April 2026

TaslabNews.com adalah sebuah Portal Berita Online yang bisa akses kapanpun dan dimanapun meliputi daerah Asahan, Batubara, Labuhan Batu dan Kota Tanjungbalai

Daerah

  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Labura
  • Sumut
  • Simalungun
  • Sibolga
  • Tapanuli

Anggota Dari




  • Redaksi
  • Media Siber
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Tentang

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web