Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah berada di kebun jagung miliknya yang berada di Desa Panompuan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel sekira pukul 17.00 WIB. Kala itu, korban yang tengah melakukan pembibitan jagung terpaksa menghentikan aktivitasnya lantaran saat itu hujan mengguyur lokasi tersebut disertai petir.
Guna menghindari guyuran hujan, korban pun berteduh di dalam gubuknya. Sial baginya, baru saja berteduh petir malah menyambar pohon nangka yang berada tepat di dekat gubuk. Seketika itu juga, Hasian terpelanting dari dalam gubuk.
“Kata temannya sesama petani jagung, Sipahutar. Tadi itu, dia ke kebun mau membibit. Tapi karena hujan disertai guntur (petir), dia pun berteduh di gubuk. Saat dia berteduh itu, petir menyambar pohon nangka. Saat itu juga, dia pun langsung terpental dari dalam gubuk sambil berteriak kesakitan,” ungkap orangtua korban, Panihutan Harahap (60), saat ditemui di RSUD Padangsidempuan sekira pukul 21.00 WIB.





























