• Redaksi
  • Media Siber
  • Tentang
  • Kontak
  • Privasi
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Index
Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
  • Home
  • Tanjungbalai
    Walikota Tanjungbalai Janji Siapkan Pendampingan Hukum untuk Anak Korban Kekerasan Seksual

    Walikota Tanjungbalai Janji Siapkan Pendampingan Hukum untuk Anak Korban Kekerasan Seksual

    Walikota Mahyaruddin Salim Desak Seluruh OPD Pengampu Pendapatan Perkuat Komitmen TP2DD

    Walikota Mahyaruddin Salim Desak Seluruh OPD Pengampu Pendapatan Perkuat Komitmen TP2DD

    Walikota Tanjungbalai Minta Dukcapil Tingkatkan Pelayanan Publik

    Walikota Tanjungbalai Minta Dukcapil Tingkatkan Pelayanan Publik

    Walikota Tanjungbalai Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase 

    Walikota Tanjungbalai Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase 

    Kejari Tanjungbalai Tetapkan Dua Tersangka Perkara Dugaan Korupsi KUR BRI Unit Sei Kepayang

    Kejari Tanjungbalai Tetapkan Dua Tersangka Perkara Dugaan Korupsi KUR BRI Unit Sei Kepayang

    Dikibusi, Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus 

    Dikibusi, Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus 

  • Asahan
    Pengurus DPD Golkar Asahan Ziarah Makam Pahlawan

    Pengurus DPD Golkar Asahan Ziarah Makam Pahlawan

    Ketua Kwarcab Asahan Melayat ke Rumah Duka Almarhum Ayah Mertua Wakil Bupati

    Ketua Kwarcab Asahan Melayat ke Rumah Duka Almarhum Ayah Mertua Wakil Bupati

    Kwarcab Asahan Mengikuti Kegiatan Workshop P4GN Yang di Adakan Oleh BBNK

    Kwarcab Asahan Mengikuti Kegiatan Workshop P4GN Yang di Adakan Oleh BBNK

    Batubara, Asahan dan Labura Raih Achievement Person Award pada KI Sumut Award 2026

    Batubara, Asahan dan Labura Raih Achievement Person Award pada KI Sumut Award 2026

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
  • Home
  • Tanjungbalai
    Walikota Tanjungbalai Janji Siapkan Pendampingan Hukum untuk Anak Korban Kekerasan Seksual

    Walikota Tanjungbalai Janji Siapkan Pendampingan Hukum untuk Anak Korban Kekerasan Seksual

    Walikota Mahyaruddin Salim Desak Seluruh OPD Pengampu Pendapatan Perkuat Komitmen TP2DD

    Walikota Mahyaruddin Salim Desak Seluruh OPD Pengampu Pendapatan Perkuat Komitmen TP2DD

    Walikota Tanjungbalai Minta Dukcapil Tingkatkan Pelayanan Publik

    Walikota Tanjungbalai Minta Dukcapil Tingkatkan Pelayanan Publik

    Walikota Tanjungbalai Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase 

    Walikota Tanjungbalai Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase 

    Kejari Tanjungbalai Tetapkan Dua Tersangka Perkara Dugaan Korupsi KUR BRI Unit Sei Kepayang

    Kejari Tanjungbalai Tetapkan Dua Tersangka Perkara Dugaan Korupsi KUR BRI Unit Sei Kepayang

    Dikibusi, Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus 

    Dikibusi, Pengedar Sabu di Tanjungbalai Diringkus 

  • Asahan
    Pengurus DPD Golkar Asahan Ziarah Makam Pahlawan

    Pengurus DPD Golkar Asahan Ziarah Makam Pahlawan

    Ketua Kwarcab Asahan Melayat ke Rumah Duka Almarhum Ayah Mertua Wakil Bupati

    Ketua Kwarcab Asahan Melayat ke Rumah Duka Almarhum Ayah Mertua Wakil Bupati

    Kwarcab Asahan Mengikuti Kegiatan Workshop P4GN Yang di Adakan Oleh BBNK

    Kwarcab Asahan Mengikuti Kegiatan Workshop P4GN Yang di Adakan Oleh BBNK

    Batubara, Asahan dan Labura Raih Achievement Person Award pada KI Sumut Award 2026

    Batubara, Asahan dan Labura Raih Achievement Person Award pada KI Sumut Award 2026

  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga
No Result
View All Result
TaslabNews.com - Tanjungbalai, Asahan, Labura, Batubara
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Beranda Tak Berkategori

Waduh, Petani Sawit Ini Tewas Ditelan Ular Piton

29 Maret 2017
di Tak Berkategori
0 0
8
Dilihat
Share ke FacebookShare ke WhatsApp
Mamuju – Seekor ular sanca atau piton dengan panjang mencapai tujuh meter di Desa Salubiro, Karossa, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dilaporkan memangsa seorang petani kelapa sawit di desa tersebut.

 Benarkah ular piton bisa menelan manusia dewasa?
Pakar ular atau herpetologis dari Universitas Brawijaya, Nia Kurniawan mengatakan manusia bukan mangsa utamanya, namun ular sanca memilih mangsa yang sesuai kebutuhan kalorinya.

“Ular piton itu lebih memangsa babi hutan dan anjing hutan, yang lebih mudah ditemui daripada manusia. Itu kebetulan saja kali ini, antara habitat manusia dan ular sanca itu tumnpang tindih, yang memungkinkan manusia dimakan oleh piton,” kata Nia Kurniawan.

Karyawan membunuh dan memakan orangutan di kamp sawit, polisi akan panggil perusahaan 

BacaJuga

Bupati Batubara Siapkan Fasilitas Ekspor Produk UMKM dan Hasil Pertanian

15 Agustus 2026
Tes

Bahas Sinkronisasi IKK, Plh. Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi BPS Sumut

10 Juni 2026
Plh Wali Kota Tanjungbalai Datangi Pertamina Patra Niaga Ragional Sumbagut

Plh Wali Kota Tanjungbalai Datangi Pertamina Patra Niaga Ragional Sumbagut

10 Juni 2026
Pemkab Asahan Gelar Training of Trainers Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Asahan

Pemkab Asahan Gelar Training of Trainers Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Asahan

12 Desember 2025
 Kabid Humas Polda Sulawesi Barat Mashura mengatakan, awalnya warga desa melapor ke polisi bahwa Akbar, petani kelapa sawit berusia 25 tahun itu sudah lebih dari 24 jam belum juga pulang.

“Barulah dilakukan pencarian ke kebun, tidak ditemukan. Yang ada hanya ular piton di parit yang tidak bergerak. Curigalah warga,” kata Mashura.

“(Ular) dibedah, ditemukan Akbar di dalam ular itu,” ujar Mashura.

Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi mengatakan kepada Isyana Artharini dari BBC Indonesia, pencarian dilakukan oleh sekitar 60 orang penduduk desa, yang terbagi menjadi tiga kelompok. Pencarian dimulai sejak petang hari dan mereka baru menemukan ular di kebun kelapa sawit sekitar pukul 21.30 WITA.

Saat ditemukan, ular itu tidak bergerak, tapi masih dalam kondisi hidup.

“Mulutnya sering terbuka,” kata Junaedi. Warga curiga karena melihat perut ular yang besar sekali. 

“Kalau makan babi hutan pasti tidak sebesar itu,” katanya.

Mereka lalu membunuh ular tersebut dengan menggunakan tombak dan parang berkali-kali di bagian kepalanya.

Dijelaskan Junaedi, ular itu ditemukan di area yang berair dan berlumpur. Sehingga untuk membedah perutnya, sesudah dibunuh, ular itu harus dipindahkan tempat yang lebih kering.

“Sekitar empat meter (dari tempat ditemukannya). Berat sekali,” kata Junaedi.

Sehari setelah ditemukannya ular tersebut dan Akbar di dalamnya, keluarga Akbar bersama warga, menurut Junaedi, mengukur ular tersebut. Hasilnya? “Tujuh meter lebih (panjangnya),” kata Junaedi.

Perilaku ular sanca atau piton dalam memangsa manusia, kata Nia Kurniawan, pakar herpetologis dari Universitas Brawijaya, bukan karena dia terancam, tapi karena memang lapar dan harus makan.

“Hewan karnivora, baik itu buaya, singa, harimau, ular, itu kan mengukur ukuran kalori. Jadi kalau dia ularnya besar, dia pengen makan, dia menghitung massa tubuh mangsanya'” kata Nia.

“Kalau ular ukuran empat meter itu, ada tikus lewat, tidak akan dimakan sama dia. Tapi kalau yang lebih besar minimal seukuran babi hutan, baru dia mau mengejar. Karena dia menghitung energi, energi untuk memangsa itu kan cukup besar. Jadi piton itu menjatuhkan diri, membelit. Dia akan menunggu sampai tidak ada detak jantung, baru dia akan melonggarkan, terus memakan,” paparnya pula.

Maka jika piton yang dilaporkan mencapai tujuh meter, mereka akan mendapat kalori yang dibutuhkan dari korban seukuran manusia.

“Kalau kita dililit piton, jangan kita terlalu berontak-berontak. Pertama, energi kita habis, kedua, nggak bisa lepas dari piton. Kalau kita pura-pura lemas, bisa seketika itu ada kemungkinan lolos,” kata Nia.

Piton biasanya akan menjatuhkan diri dari pohon-pohon yang tinggi, sehingga Nia memperkirakan bahwa daerah perkebunan kelapa sawit dulunya adalah kawasan hutan yang merupakan tempat mereka mencari makan dan bertahan hidup.

Ukuran piton yang besar membuatnya tidak bisa mengejar mangsa, seperti halnya kobra yang menyukai kebun kelapa sawit di Riau karena teduh. Namun baik kobra maupun piton kemungkinan melihat kebun kelapa sawit sebagai lokasi mendapatkan sumber makanan.

Bagi ular sanca, kebun kelapa sawit menguntungkan karena kawasan itu menarik perhatian babi hutan, monyet, anjing hutan atau manusia -semuanya berpotensi menjadi mangsa yang bisa memberikan kalori cukup bagi mereka.

Juru bicara kepolisian Sulawesi Barat, Mashura, mengatakan, kebun sawit Akbar berada di pinggir jalan provinsi yang kondisinya bagus, kata Mashura, namun untuk masuk ke dalam, ada jalan-jalan setapak dan parit.

Keberadaan ular piton di wilayah itu, menurut Mashura, cukup langka.

Menurutnya, beberapa bulan sebelumnya, warga juga sempat melaporkan adanya ular piton pada polisi. Ular itu kemudian ditangkap bersama dengan Dinas Kehutanan dan Pertanian dan dilaporkan ditembak di tempat karena warga yang merasa takut.

“Tidak setiap minggu, setiap bulan, tidak (ada ular). Sepanjang 2016 ditemukan baru sekali, baru sekarang ditemukan lagi. Namanya hutan, perlu diantisipasi,” kata Mashura.


Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi mengatakan dia tak ingat tepatnya kapan lahan dibuka, namun lahan itu tak khusus dibuka untuk kelapa sawit. “Dulu cokelat, jeruk, baru sekarang kelapa sawit,” katanya.

Namun ketika lahan dibuka, mereka tak pernah mendengar adanya laporan soal keberadaan ular.

Konflik antara satwa dan manusia di perkebunan kelapa sawit beberapa kali terjadi, tapi seringnya melibatkan gajah dan orangutan. Gajah dan orangutan yang memakani buah kelapa sawit dianggap sebagai hama oleh penduduk sekitar, dan satwa itu pun diracun, diburu dan ditembak, atau malah dibakar dan dimakan oleh warga. (DTC/int)

Tags: Nasional
Berita Selanjutnya

446 Bal Monza dari Tanjungbalai Gagal Disendupkan ke Medan

Bayi Kembar Siam dari Asahan, Dempet di Dada dan Perut

Berita Terbaru

Walikota Tanjungbalai Janji Siapkan Pendampingan Hukum untuk Anak Korban Kekerasan Seksual

Walikota Tanjungbalai Janji Siapkan Pendampingan Hukum untuk Anak Korban Kekerasan Seksual

23 Oktober 2026
Dua tersangka saat diamankan polisi di TKP. 

OSN Polres Labuhanbatu, Dua Pria Diamankan Bersama Sabu

23 Oktober 2026
Wakil Bupati Labuhanbatu H Jamri saat memimpin upacara pada hari Santri Nasional. 

Wabup Jamri Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026
Wakil Bupati Labuhanbatu H Jamri saat menyerahkan berkas Ranperda APBD 2027. 

Wabup Jamri Sampaikan Ranperda APBD Labuhanbatu 2027 Senilai Rp1,35 Triliun

23 Oktober 2026
Pemkab Labuhanbatu Gelar Pasar Murah, Warga Antusias Berbelanja

Pemkab Labuhanbatu Gelar Pasar Murah, Warga Antusias Berbelanja

23 Oktober 2026
Wabup Batubara Serahkan Bantuan kepada 13 Pesantren

Wabup Batubara Serahkan Bantuan kepada 13 Pesantren

23 Oktober 2026
Kedua tersangka saat di kantor polisi.

Dua Pria dan 111 Gram Sabu Diamankan Personel Polres Batubara

23 Oktober 2026
Sekda Tebing Tinggi Buka Festival Seni Qasidah XIX

Sekda Tebing Tinggi Buka Festival Seni Qasidah XIX

22 Oktober 2026
Pengurus DPD Golkar Asahan Ziarah Makam Pahlawan

Pengurus DPD Golkar Asahan Ziarah Makam Pahlawan

22 Oktober 2026
Ketua Kwarcab Asahan Melayat ke Rumah Duka Almarhum Ayah Mertua Wakil Bupati

Ketua Kwarcab Asahan Melayat ke Rumah Duka Almarhum Ayah Mertua Wakil Bupati

22 Oktober 2026

TaslabNews.com adalah sebuah Portal Berita Online yang bisa akses kapanpun dan dimanapun meliputi daerah Asahan, Batubara, Labuhan Batu dan Kota Tanjungbalai

Daerah

  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Labura
  • Sumut
  • Simalungun
  • Sibolga
  • Tapanuli

Anggota Dari




  • Redaksi
  • Media Siber
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Tentang

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Tanjungbalai
  • Asahan
  • Labuhanbatu
  • Batubara
  • Sumut
  • Siantar-Simalungun
  • Tapanuli
  • Sibolga

Hak Cipta © 2016 - 2025 PT. Taslab Media Pers. Dev. by Jorlang Web