TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Wanita Terbelakang Mental Diperkosa Ayah, Abang dan Adiknya, Kambing dan Sapi Betina Juga Disetubuhi Tersangka

TASLABNEWS, Entah apa yang ada dipikiran JM (44) dan dua anak laki-lakinya SA (23)/dan YA (15). Mereka tega memperkosa WI (18) yang merupakan anak dari JM dan adik dari SA juga kakak dari YA. Bukan hanya itu, tersangka juga berhubungan badan dengan kambing dan sapi betina.

Ketiga tersangka saat di kantor polisi.
Ketiga tersangka saat di kantor polisi.

Peristiwa itu terjadi di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo. Akibat perbuatanya kini ketiga tersangka di tahan di Polres Tanggamus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara, beberapa hal terungkap baik itu motif para tersangka bahkan terdapat pengakuan salah seorang tersangka yang berusia paling muda yaitu Y, dimana prilaku sex menyimpang yakni juga menyetubuhi kambing dan sapi.

BERITA LAINNYA:
Dijambret, Ibu Rumah Tangga di Asahan Jatuh Dari Sepedamotor, Lalu Tewas

Istri Mencuci Pakaian, Suami Gantung Diri di Kamar Tidur

Kemudian persetubuhan sedarah tersebut dilakukan ketiga tersangka kurun waktu setahun lamanya, dimana setelah istrinya JM meninggal dunia sekitar tahun 2018.

Mewakili Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, SH, Kanit PPA Ipda Primadona Laila, SH mengungkapkan bahwa pihaknya menerima pelimpahan pelaku persetubuhan dalam keluarga dimana pelakunya adalah ayah dan 2 anaknya laki-lakinya berikut barang bukti.

JM mengaku 5 kali menyetubuhi anak kandungnya itu. Kemudian SA mengaku 120 kali dan adiknya mengaku 60 kali.

“Para tersangka melakukan persetubuhan itu seluruhnya didalam rumah yang mereka huni tepatnya di Pekon Panggung Rejo Kecamatan Sukoharjo,” kata Ipda Prima Dona saat memberikan keterangan, Sabtu (23/2/19) siang.

Lanjutnya, persetubuhan sedarah tersebut semua dilakukan di rumah keluarga tersebut.

Ada pun motif dari JM selaku ayah korban yakni karena melihat kondisi anaknya mengalami kekurangan. 

“Ketidakberdayaan itu motif ayah kandung korban melakukan persetubuhan itu,” ujarnya.

Kemudian untuk kakak korban dan adik korban, motif keduanya sama yakni disebabkan keduanya sering menonton film porno yang ada di handphone kakaknya. 

“Kedua tersangka lain, motifnya karena sering menonton film porno di handphone, dari situ mereka mulai menyetubuhi korban, namun handphone itu sendiri saat ini diakui tersangka sudah rusak,” ucapunya.

Terkait informasi penyimpangan sex tersangka Y yang merupakan anak bungsu dari pasangan tersangka JM dan almarhumah CK, dibenarkan oleh Kanit PPA. 

Sebab menurut pengakuan tersangka Y dia juga melakukan persetubuhan dengan kambing dan sapi milik tetangga.

“Tersangka Y mengaku sekali menyetubuhi kambing dan sekali menyetubuhi sapi milik tetangga,” kata Ipda Primadona Laila.

Ipda Primadona menjelaskan, pelaporan dilakukan oleh tetangga korban selaku Satgas Merah Putih Perlindungan Perempuan dan Anak yang melihat atau pun ketidak wajaran bentuk tubuh korban dimana sebelumnya berbadan gemuk dan saat ini badannya kurus.

Berawal, sekitar awal tahun 2018 ibu korban yang berdomisili di pekon Teba Bunuk Kecamatan Aota Agung Barat Tanggamus meninggal dunia, kemudian korban dibawa ayahnya ke Pekon Panggung Rejo Sukoharjo dan disitulah kelakuan bejat para tersangka dimulai.

“Saat ibunya meninggal kemudian ayah dan kakaknya menjemputnya dari Kota Agung Barat kemudian dibawa ke rumahnya,” ucapnya.

Atas perbuatan itu ketiga tersangka dijerat pasal Ancaman hukuman untuk Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun ditambah 1/3 dari ancaman maksimal sebab dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan darah,” pungkasnya.

Sementara dalam pengakuannya JM, ia mengakui beberapa perbuatannya itu sejak bulan Agustus 2018, namun ia mengaku khilaf. 

“Sudah 5 kali, saya khilaf,” kata pria berbadan kecil itu.

Hal sama diungkapkan, SA yang mengaku 120 kali melakukan hal tersebut kepada adik perempuannya.

“Dilakukannya di ruang tamu, pertama abis lebaran dan terakhir kemarin sehari sebelum tertangkap,” ujar SA.

Adapun faktor yang mempengaruhi perbuatannya itu SA menuturkan bahwa ia dan adiknya sering nonton film porno sebelum handphonenya rusak. 

“Sering nonton film di hp jadi praktek sama adik saya itu,” ucapnya.

Sementara Y, mengaku sudah 60 kali memerkosa korban. (Okc/int/syaf)

Nasional 5420073251193961434

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Google analytics

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman