TASLABNEWS, ASAHAN- Kapolres Asahan diminta usut tuntas kasus tunggakan mobil dinas Bupati Asahan Surta Bsc dan Sekda Taufik ZA.
Alasannya, karena kondisi ini sangat tidak masuk akal.
Hal itu dikatakan Ansari warga Jalan Sisinganangaraja Kisaran yang sekarang menetap di Kota Medan kepada taslabnews, Minggu (6/9/2020).

Menurut Ansari, ia merasa lucu jika mobil dinas Bupati dan Sekda sampai menunggak pajaknya.
Padahal sekelas Menteri Kabinet Jokowi saja diwajibkan bayar pajak kenderaan. Terbukti saat mobil dinas Menteri Keuangan Sri Mulyani yang hanya terlambat membayar pajak menjadi sorotan media nasional seperti kompas dan detik.
“Menteri saja bayar pajak kendaraan masak bupati dan sekda nggak bayar,” ucapnya.
Ansari meminta polisi mengusut tuntas kasus ini, apakah tidak dibayarnya pajak mobil dinas tersebut karena memang tidak ditampung anggarannya di bagian umum atau karena hal lain.
Sebelumnya, Kadis Kominfo Asahan Rahmat Hidayat Siregar mengaku jika masalah pajak kendaraan buoati dan sekda merupakan tanggungjawab bagian umum.
Namun jika di OPD maka pembayarannya merupakan tanggungjawab masing-masing SKPD. (Syaf)






























