ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar tradisi upah-upah untuk melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Asahan Musim Haji 1447 H / 2026 M, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (21/4/2026).
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fitriana Pardede dan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Asahan, H. Salman Abdullah Tanjung, Lc., M.A.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, serta pengurus IPHI, BAZNAS, IMTAQ, dan tokoh masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Haji dan Umrah) Kabupaten Asahan, H Jamaluddin SAg MM melaporkan bahwa 247 orang CJH Kabupaten Asahan tahun ini, terdiri dari 238 jemaah reguler, 4 jemaah cadangan, dan 5 orang petugas.
“Sebanyak 108 Jemaah Pria dan 1329 Jemaah Perempuan, yang nantinya berangkat terbagi menjadi beberapa kloter,” ujar Jamaluddin.

Lanjutnya, Kloter 5 sebanyak 2 Jemaah, Kloter 7 sebanyak 241 Jemaah, Kloter 9 sebanyak satu Jemaah, Kloter 11 sebanyak satu Jemaah, Kloter 12 sebanyak satu Jemaah, dan Kloter 16 sebanyak satu Jemaah.
“Jemaah tertua berusia 86 tahun atas nama Paino, asal Sidodadi dan jemaah termuda berusia 19 tahun atas nama Dary Nur Luthfiah, asal Jalan Diponegoro, Kisaran Baru,” ungkapnya.

Dalam bimbingan dan arahan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengucapkan selamat kepada seluruh tamu Allah yang berkesempatan berangkat tahun ini, mengingat lamanya waktu antrean ibadah haji. Beliau mengingatkan bahwa ibadah haji sangat kompleks dan membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta biaya yang memadai.
“Kesempatan berhaji merupakan panggilan Allah SWT yang patut disyukuri. Kami berpesan agar para jemaah menjaga niat, mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh, tidak mudah mengeluh, dan terus menjaga kesehatan selama beribadah. Semoga seluruh jemaah menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat,” tutur Bupati Asahan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan sarung dan syal secara simbolis kepada perwakilan jemaah, lalu ditutup dengan prosesi adat upah-upah yang dipimpin oleh pengurus IPHI. Seluruh kegiatan yang dimulai pukul 14.35 WIB ini resmi selesai pada pukul 15.30 WIB dengan aman dan lancar. (mom)


























