TASLABNEWS, TANJUNGBALAI- Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Sumatera Utara di Medan.
Tujuan nya, untuk memperoleh pemahaman dan informasi seluas-luasnya tentang teknis penetapan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) Kota Tanjungbalai serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Kegiatan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kepala Bapperida Mariani dan Kepala Dinas PUTR Tety Juliani Siregar, Plh. Wali Kota Tanjungbalai dan rombongan ini diterima langsung oleh Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Asim Saputra di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Sumatera Utara di Medan, Senin (8/6/26).
Dalam pertemuan itu, Plh Wali Kota Muhammad Fadly Abdina mengatakan, pihaknya (Pemko Tanjungbalai) berkonsultasi langsung dengan BPS Propinsi Sumut dalam rangka memperoleh pemahaman dan informasi seluas-luasnya tentang teknis penetapan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) Kota Tanjungbalai serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hal yang menjadi fokus utama dari kunjungan tersebut adalah untuk membahasa hal-hal yang menyangkut teknis data-data pembangunan IKK diantaranya ketersediaan harga-harga bahan material, bahan pabrikan, upah dan biaya sewa alat berat.
“Tujuan dari pertemuan itu adalah untuk mengevaluasi dan menyinkronkan IKK yang nantinya akan mempengaruhi kepada besaran alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) dari APBN. Hal ini berkaitan dengan IKK Kota Tanjungbalai yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan kebijakan Transfer ke Daerah (TKD).
TKD diperuntukkan bagi belanja pokok pemerintah daerah yang sumber dananya diantaranya berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU). Sementara, untuk mengukur besaran dana DAU untuk setiap daerah oleh pemerintah, sebagai salah satu komponen atau variabel utamanya adalah IKK”, ujar M Fadly Abdina.
Plh Wali Kota Tanjungbalai ini mengaku, hal itulah yang menjadi alasannya untuk mengunjungi BPS Sumut guna meminta bimbingan dan petunjuk. Karena, imbuhnya, ketersediaan data yang valid menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan, khususnya dalam mewujudkan visi Tanjungbalai Emas (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera).
“Kolaborasi ini akan semakin memantapkan arah kebijakan pembangunan kota yang didukung oleh data akurat dan terpercaya”, pungkas Plh Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina. (Ign/syaf)




























