SMS INTERAKTIF WARGA

Bagi Anda warga TANJUNGBALAI, ASAHAN, LABUHANBATU RAYA, BATUBARA, SIANTAR-SIMALUNGUN yang Punya Keluhan kepada Pemerintah dan Penegak Hukum, seperti jalan rusak, air macet, pencurian, sampah, peredaran narkoba, kesehatan, pendidikan, pertanian dll Hubungi kami di 0857 6772 2201, Kami akan coba sampaikan kepada yang bersangkutan
TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Ribuan Umat Muslim Tanjungbalai Gelar Aksi Bela Tauhid, Ini Videonya

TASLABNEWS, TANJUNGBALAI- Aksi bela kalimat tauhid juga terjadi di Kota Tanjungbalai, Jumat (26/10/2018). Ribuan massa yang tergabung dalam Koalisi Aliansi Umat Islam Kota Tanjungbalai menggelar pawai.

Aksi ribuan umat islam membela kalimat tauhid di Tanjungbalai.
Aksi ribuan umat islam membela kalimat tauhid di Tanjungbalai.


Aksi dilakukan usai salat Jumat dimulai depan Masjid Sultan Ahmadsyah, dilanjutkan menuju Jalan Sisingamangaraja, Cokro Aminoto, S Parman dan Jalan Sudirman serta berakhir di depan Mapolres Tanjungbalai.

BACA BERITA TERKAIT
:
http://www.taslabnews.com/2018/10/allahu-akbar-ribuan-umat-islam-di.html?m=0


Amatan awak media terlihat massa yang ikut dalam aksi, duduk dengan damai sambil mengucapkan kalimat takbir Allahu Akbar yang membuat suasana haru. Aksi bela tauhid ini sebagai protes atas tindakan anggota Banser yang membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid di Garut baru-baru ini.



“Sebagai umat Islam kita tidak dapat menerima dan mengutuk keras tindakan membakar bendera yang bertuliskan kalimat tauhid. Dan meminta kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk membekukan Ormas Banser NU karena telah membuat perpecahan di NKRI,” ujar peserta aksi.

Juru bicara aksi Koalisi Umat Islam Tanjungbalai, Ridho Septian Damanik mengajak umat Islam bersumpah berkalimat tauhid satu Lailahaillallah dan beridiologi satu, yaitu Pancasila.


BACA BERITA MENARIK LAINYA:














Massa juga meminta Kepolusian RI khususnya Polda Jawa Barat untuk bersikap netral dalam menangani kasus pembakaran bendera berulis tauhid di Garut, karena dengan dilepaskannya oknum pembakar bendera tersebut akan semakin menambah luka umat Islam. MUI pusat juga diminta agar lebih tegas dalam persoalan pembakaran bendera tauhid di Garut.

“Kalimat Lailahaillallah yang mulía adalah kalimat suci yang mengandung nilai yang sangat terhadap kalimat yang mempunyai ciri-ciri pengesaan terhadap Tuhan, tidakkah semua bertanggungjawab atas terjadinya penghinaan kalimat agung, merupakan pusaka warisan Nabi yang mengajak umat manusia kepada keimanan, persaudaraan, perdamaian, akhlak mulía, pengajaran ilmu, ibadah kepada Allah serta ketaqwaan, oleh karena itu apakah akal dan hati nurani dapat menerima penghinaan agama-igumalahi menerima dan mengakui keberadaan Tuhan sebagai satu-satunya Yang Berhak Disembah,” bebernya.

“Dalam hal ini Pemerintah juga turut bertanggung jawab atas terjadinya penghinaan kalimat tauhid tersebut sebab mereka memiliki kemampuan utk mencegah dan penghalangan aksi tersebut,” tegasnya.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Irfan Rifai sehari sebelumnya dilaksanakan pawai aksi damai Koalisi Aliansi Ummat Islam telah berpesan dan mengimbau agar dalam aksinya massa tidak bersikap anarkis dan sama-sama menjaga kondusivitas di Kota Tanjungbalai. (Syaf)
Tanjungbalai 1920220102785311930
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman