TAPTENG, TASLABNEWS – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan melaksanakan pembukaan akses jalan dari Kelurahan Tukka menuju Jembatan Gantung Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (01/01/2026).
Pembukaan akses jalan, dilakukan dengan menggunakan alat berat excavator jenis Komatsu PC45 milik Kodim 0211/Tapanuli Tengah (Tapteng).

Upaya ini dalam rangka mengatasi sulitnya akses menuju jembatan gantung yang terputus. Selain itu, Satgas Gulbencal juga membantu masyarakat sekitar dalam membersihkan rumah dan lingkungan pasca bencana.
Komandan Kodim 0211/TT, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono,S.Hub., Int., M.H.I, mengatakan, upaya ini merupakan bentuk kepedulian Kodim 0211/TT dalam membantu mempercepat akses jalan untuk menghubungkan antar Kelurahan dan memperlancar proses pemulihan pasca bencana.
“Pembukaan akses jalan dengan alat berat excavator, didukung 2 unit mobil dump truck hasil swadaya Babinsa dan masyarakat,” ujar Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono disela-sela memonitoring kinerja Satgas Gulbencal di Tukka.
Dalam pelaksanaan pembukaan akses jalan ini, terang Pemegang tongkat Komando Kodim 0211/TT itu, Babinsa Koramil 03/Pandan bersinergi dengan operator, unsur Kelurahan setempat, serta partisipasi aktif warga Lingkungan III Kelurahan Tukka.
Sementara itu, Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap,S.E menambahkan, keterlibatan Satgas Gulbencal dalam membuka akses jalan tersebut, merupakan bentuk kepedulian TNI-AD, dalam upaya membantu masyarakat terdampak bencana.
“Tentunya Kita akan selalu mengedepankan kerjasama dan gotong royong. Sehingga sinergitas semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan bersama,” tutur Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap.
Melalui pembukaan akses jalan ini, lanjut Perwira TNI-AD berpangkat tiga mawar emas dipundak itu, diharapkan mobilitas warga Kelurahan Tukka dan Bonalumban dapat kembali berjalan normal.
“Melalui giat ini diharapkan akan dapat mempercepat proses pemulihan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat,” pungkas Kapendam.(ReY/Syaf)




























